Menu

Bantah Dukung Kotak Kosong, Gerindra Netral di Pilkada Pasaman

  Dibaca : 379 kali
Bantah Dukung Kotak Kosong, Gerindra Netral di Pilkada Pasaman
Partai Gerindra

PASAMAN, METRO—Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tidak memihak pada Pilkada Kabupaten Pasaman 9 Desember 2020. Pascagagal mengusung calon sendiri karena tidak mendapatkan dukungan kursi dari partai lain, partai pemenang Pileg 2019 di Pasaman itu tak ingin beralih dukungan ke pasangan Benny Utama-Sabar AS.

“Partai Gerindra juga tidak ingin mendukung kotak kosong yang menjadi lawan tanding Benny-Sabar di Pilkada Pasaman. Kami ingin netral saja di Pilkada Pasaman ini, karena tidak ada kader Gerindra yang dimajukan,” kata Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, Kamis (29/10/2020).

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar menyebutkan, keputusan ini kembali ditegaskan, agar kader dan simpatisan Gerindra di Kabupaten Pasaman bisa mengambil sikap. Karena, ada isu yang disebarkan, seolah-olah, Gerindra mendukung kotak kosong mengalahkan calon partai.

“Kami datang ke Pasaman untuk konsolidasi calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC). Mereka solid memenangkan pasangan dari Gerindra ini, tapi kebingunan saat ditanya Pilbup Pasaman. Karena itu kemabli harus ditegaskan kepada kader dan simpatisan,” kata ketua FKAN Pauh IX Padang ini.

Evi Yandri menegaskan, adanya isu yang menyatakan Gerindra mendukung kotak kosong itu diduga karena ada media yang mempelintir statemen dari pimpinan Gerindra Sumbar. “Yang disebutkan, bisa saja mendukung kotak kosong, tapi belum ada keputusan. Sekarang sikap kita sudah jelas, netral saja,” kata Evi Yandri lagi.

Evi menegaskan kepada kader dan simpatisan, apapun sikap dari mereka, bukanlah sikap resmi dari Partai Gerindra. “Terserah saja mau dukung calon atau kotak kosong. Itu keputusan masing-masing,” kata Evi yang semakin gencar mengampanyekan NA-IC ke seluruh Kabupaten/Kota di Sumbar.

Diketahui, pasangan  yang diusung Gerindra, Atos Pratama-M Saleh, gagal mendaftar ke KPUPasaman karena belum memenuhi persyaratan kursi di DPRD Pasaman. Pasangan Wakil Bupati Incumbent dan mantan Sekda Pasaman yang diusung Gerindra dan Hanura hanya memiliki 6 kursi, Gerindra 5 kursi dan Hanura 1 kursi. Sedangkan, persyaratan pendaftaran adalah 20 persen dari total 35 kursi DPRD Pasaman atau 7 kursi.

Di sisi lain, partai politik sudah “diborong” pasangan  Benny Utama-Sabar AS yang diusung 8 partai politik yaitu Golkar, Demokrat, PKB, PAN, PPP, PKS, PDI P dan Nasdem, dengan kekuatan 29 kursi di DPRD Pasaman. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional