Close

Bansos Jangan Ditahan, Cairkan!

Afriadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang.

SAWAHAN, METRO–Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry men­dorong Pemko Padang se­gera mencairkan dana hi­bah dan bantuan sosial (ban­sos) yang perun­tuk­kan­nya ada untuk ke­lom­pok, perorangan dan ru­mah ibadah. Apalagi, saat ini ditengah pandemi dan Pemberlakuan Pem­ba­ta­san Kegiatan Mas­yarakat (PPKM) yang sudah ber­langsung berbulan-bulan.

“Masyarakat telah ba­nyak bertanya kenapa ban­tuan mereka belum juga cair. Baik itu melalui pokir dewan atau pemo­hon lang­sung yang me­ngu­sulkan ke dinas ter­kait,” ujar kader De­mo­krat ini, Kamis (16/9).

Azwar meminta ke­pa­da dinas-dinas yang me­ngu­­rus hal itu, agar se­cepat­nya menuntaskan pe­nyaluran bantuan yang belum tuntas. Jika ditemui kekurangan persyaratan, diminta untuk dilengkapi sesuai aturan yang ada oleh pemohon.

“Apabila sudah cocok, cairkan ke rekening pene­rima. Jangan ditahan-ta­han. Bagian Kesra, Dinas Sosial, BPKA dan lainnya harus bergerak dalam hal ini. Jika perlu jemput bola. Ini agar pencairan dapat dilakukan,” ulasnya.

Kemudian, kepada ma­sya­rakat yang mengu­sul­kan bantuan, diminta me­ngikuti alur yang ditetap­kan Pemko Padang. Agar pro­ses pen­cairannya tak lama dan ma­syarakat atau pe­mo­hon tak kesulitan me­ngu­­rus­nya.

“Pengusul bantuan ha­rus kasih data yang jelas dan buat rincian anggaran sesuai kebutuhan,” papar­nya.

Selanjutnya, mengenai gaji guru honorer dan in­sentif guru TPQ, TQA serta MDTA yang juga belum diterimanya, pemko harus segera bayarkan. Agar mereka dapat memanfaat­kan­nya dan kebutuhannya ter­penuhi.

Ia menyampaikan, di tengah pandemi corona sekarang, alangkah bagus­nya apa yang meniadi hak seseorang dipercepat pem­berian­nya jika aturam un­tuk pembayaran telah ada.

Verifikasi Data

Teripisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pa­dang, Afriadi menyam­pai­kan saat ini Dinsos Padang sedang melakukan veri­fi­kasi data di lapangan se­suai by name by addres un­tuk penerima bansos. Jika daa telah valid dengan permohonan yang masuk, Din­sos akan kirim ke BPKA data untuk proses pen­cairan.

“Kami masih bekerja mengkroscek kebenaran data yang masuk,” ujar  Afriadi.

Dijelaskan, penerima bansos itu jumlahnya ratu­san dan nominalnya ber­variasi mulai dari Rp1 juta sampai Rp5 juta. “Kami meminta warga bersabar menanti,” lanjutnya.

Sementara Kabag Kes­ra Setdako Padang, Fuji As­tomi mengatakan hibah untuk rumah ibadah juga sedang dalam validasi da­ta. Bahkan ditemui peneri­manya ganda. Ini perlu diperbaiki. Sebab sesuai Perwako 34 Tahun 2021, tak boleh itu terjadi.

“Hibah rumah ibadah ribuan penerimanya dan nominalnya bervariasi,” pungkasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top