Menu

Bank Nagari-Tanahdatar Fokus Digitalisasi Ekonomi

  Dibaca : 86 kali
Bank Nagari-Tanahdatar Fokus Digitalisasi Ekonomi
KERJA SAMA— Dirut Bank Nagari M Irsyad bersama Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma berfoto bersama usai tanda tangan kerja sama pengembangan ekonomi.

PADANG, METRO
PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau dikenal Bank Nagari terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah di Sumbar. Kemarin, Bank Nagari menjalin sejumlah kerja sama dengan Pemkab Tanahdatar dalam rangka pengembangan digitalisasi ekonomi daerah. Kesepakatan bersama antara Bank Nagari dengan Pemkab Tanahdatar tersebut ditandatangani Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad dan Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma. Pada kesempatan yang sama juga ditandatangani kerja sama antara lain e-ticketing Istano Pagaruyung, e-Retribusi Pasar Ternak.

Kemudian, pemanfaatan alat dan aplikasi perekam data transaksi usaha wajib pajak, e-Retribusi Pasar, e-Retribusi KIR, dan penerimaan pembayaran kewajiban pelanggan.

PDAM Tirta Alami. Sejumlah kerja sama tersebut ditandatangani Pemimpin Cabang Batusangkar Oktra Firdaus dengan Kepala OPD terkait dan Direktur PDAM Tirta Alami M Nazir. “Kerja sama ini dalam rangka mendukung implementasi Kabupaten Tanahdatar menuju smart city. Bahkan Bank Nagari telah melakukan pengembangan sistem transaksi berbasis digital yang dapat membantu Pemkab dalam menyediakan sistem pengelolaan penerimaan retribusi berbasis IT. Salah satunya yaitu membangun sistem Retribusi Online atau e-Retribusi,” kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad saat memberikan sambutan di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari.

E-Retribusi sendiri adalah salah satu jenis jasa layanan informasi keuangan yang ditujukan untuk pemerintah daerah sehingga dapat melakukan transaksi pembayaran retribusi melalui fasilitas online. Di samping itu juga disediakan dashboard monitoring yang bisa diakses pemerintah daerah. Berguna untuk dapat memonitoring terhadap penerimaan retribusi tersebut.

“Sistem e-Retribusi yang saat ini kami rancang sudah mengakomodir transaksi non-tunai berbasis QRIS. Di mana Bank Nagari sudah mendapatkan izin Bank Indonesia terkait Layanan QRIS dan ketiga BPD seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Sejak didapatkannya persetujuan QRIS oleh BI tanggal 5 Februari 2020, posisi QRIS Bank Nagari per Desember 2020 dengan 6.736 merchant, 7.003 outlet, 109.524 frekuensi transaksi. “Dan Rp 13.998.075.607 nominal transaksi,” ucap Irsyad.

Bahkan, sebut Irsyad, Bank Nagari melakukan pengembangan sistem secara mandiri oleh internal Bank dengan aplikasi Nagari Mobile Banking yang sifatnya berbasis “Source of Fund”. “Artinya sumber dana yang digunakan bersumber dari rekening sehingga tidak memerlukan Top Up saldo,” tuturnya.

Ia menyebutkan berkaitan dengan peran sebagai agent of regional deelopment, Bank Nagari terus mengembangkan digitalisasi layanan Pemda. Dalam kaitan ini, Bank Nagari bekerja sama dengan Pemerintah Daerah se-Sumbar melakukan digitalisasi atau elektronifikasi pengelolaan keuangan daerah. Baik sisi pengeluaran maupun sisi penerimaan daerah.

Di sisi pengeluaran, Bank Nagari telah mengimplementasikan aplikasi SP2D Online pada Pemda se-Sumbar. Sedangkan dari sisi penerimaan, Bank Nagari juga telah mengimplementasikan layanan Cash Management System (CMS), e-Retribusi, host to Host PBB, Pajak Daerah Online dan Samsat online di kabupaten/kota se-Sumbar. “Pelaksanaan digitalisasi layanan Pemda tersebut, telah terbukti mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas Pemda. Bahkan meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah,” ucapnya.

Di tahun ini, sebut Irsyad, Kemendagri akan menerapkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), sebuah sistem yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam mengelola transaksi keuangannya yang terintegrasi dengan Kemendagri dan BPD sebagai bank pemegang kas daerah.

“Alhamdullilah, Bank Nagari mendapat kepercayaan dan ditunjuk menjadi salah satu dari 7 BPD sebagai piloting dan dinilai siap oleh Kemendagri untuk dilakukan proses integrasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan Bank Nagari selalu berkomitmen untuk berperan serta dalam meningkatkan pelayanan kepada seluruh stakeholder. “Diharapkan keberadaan kami pada akhirnya akan mampu ikut mendorong pertumbuhan pembangunan di Sumbar,” harapnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional