Menu

Bank Nagari Salurkan Dana BOS dan BOP Rp2,1 T

  Dibaca : 172 kali
Bank Nagari Salurkan Dana BOS dan BOP Rp2,1 T
NCM— Kadis Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri didampingi Direktur Keuangan Bank Nagari M Irsyad (dua dari kanan) memberikan sambutan dalam sosialisasi dan bimtek NCM untuk BOS dan BOP tingkat SMA sederajat di Sumbar, Selasa (18/6). (ist)

PADANG, METRO – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari tahun ini dipercaya untuk menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) melalui aplikasi secara nontunai. Besaran dana yang akan disalurkan mencapai Rp2,1 triliun.

“Penyaluran dana bos tersebut nantinya menggunakan aplikasi Nagari Cash Management (NCM). Dimana tahun ini, pihaknya dipercaya menjadi salah satu piloting penerapan sistem tersebut,” kata Direktur Keuangan Bank Nagari, M Irsyad saat Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Nagari Cash Management untuk BOP dan BOS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumbar di Hotel Kyriad Bumiminang, kemarin.

Kegiatan yang diikuti sekitar 800 orang bendaharawan itu dilaksanakan sejak 18, 19, 21 dan 24 Juni 2019.

“Penggunaan aplikasi dana bos secara nontunai ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami pada program pemerintah menggalakkan pembayaran nontunai,” kata M Irsyad.

Ia mengatakan, transaksi pembayaran bos secara nontunai merupakan salah satu inisiatif dalam perbaikan tata kelola keuangan pendidikan. Untuk tahap awal, penggunaan sistem ini akan diaplikasikan pada SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumbar.

Menurutnya, melalui aplikasi NCM ini, akan mempermudah pihak sekolah dalam membuat pelaporan terhadap pertanggungjawaban setiap penggunaan dana bos. “Selain itu, dari segi keamanan juga lebih terjamin,” tutur alumni Fakultas Pertanian Unand ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan, alokasi dana bos dan bantuan operasional pendidikan mencapai Rp2,1 triliun. Melalui sistem nontunai ini, maka akan mempermudah sekolah dalam membuat laporan penggunaan dana, serta menjamin keamanannya.

“Tak kalah pentingnya juga untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan transaksi nontunai,” katanya.

Adib menambahkan, melalui sistem transaksi nontunai ini juga diharapkan dapat menggerakkan masyarakat Sumbar agar lebih memilih pola pembayaran chasless. “Khususnya dimulai dari tingkat pelajar,” harapnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional