Menu

Bank Nagari Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Banjir NTT

  Dibaca : 205 kali
Bank Nagari Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Banjir NTT
FOTO BERSAMA—Dirut Bank Nagari M Irsyad bersama direksi dan Wagub Sumbar Audy Joinaldy foto bersama usai penyerahan bantuan 200 Kg rendang untuk disalurkan kepada korban banjir bandang dan siklon tropis seroja di NTT.

PADANG, METRO
Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari terus menunjukkan kepedulian terhadap sesamanya. Tidak hanya di Sumbar, para korban banjir bandang dan siklon tropis seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menjadi target bantuan bank kebanggaan Pemda dan masyarakat Sumbar ini.

Seperti terlihat, Senin (12/4) sore di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda nomor 21 Padang Barat, Kota Padang. Direksi Bank Nagari bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyerahkan bantuan 200 Kg rendang untuk korban banjir bandang di NTT. Hadir pada kesempatan itu, Dirut Bank Nagari Muhammad Irsyad, Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Operasional Syafrizal dan Direktur Kepatuhan Restu Wirawan.

Dirut Muhammad Irsyad menyebutkan, bantuan rendang yang diserahkan merupakan wujud kepedulian Bank Nagari kepada korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Timur Indonesia itu. “Diharapkan bantuan yang diberikan untuk masyarakat di NTT dapat sedikit membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang,” kata M Irsyad.

Katanya, sesuai dengan informasi pengiriman bantuan akan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Barat yang akan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy. “Kita serahkan bantuan ini melalui pak Wagub Audy Joinaldy yang kami dengar akan langsung pergi ke lokasi,” katanya.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyebutkan, duka mendalam warga NTT itu juga merupakan duka warga Sumbar. Tak heran kalau Pemprov Sumbar dan juga Bank Nagari mengirimkan bantuan. “Terima kasih atas kepedulian Bank Nagari yang mengirimkan 200 Kg rendang untuk korban banjir bandang dan siklon tropis seroja ini,” katanya.

Hingga kemarin, korban masih terus bertambah. Adapun, 177 korban meninggal dunia tersebar di Kota Kupang 6 orang, Kabupaten Flores Timur 72 orang, Kabupaten Malaka 7 orang, Kabupaten Lembata 47 orang, dan Kabupaten Ende 1 orang. Kemudian, di Kabupaten Sabu Raijua 3 orang, Kabupaten Alor 28 orang, Kabupaten Kupang 12 orang, dan Kabupaten Sikka 1 orang.

Selain itu, 45 orang yang hilang rinciannya ialah 2 orang hilang di Kabupaten Flores Timur, 22 orang hilang di Kabupaten Lembata, 5 orang hilang di Kabupaten Sabu Raijua, 13 orang hilang di Kabupaten Alor, dan 3 orang hilang di Kabupaten Kupang, Lebih lanjut, Josef mengaku, masih ada sejumlah wilayah di NTT yang terdampak bencana, namun belum dapat terjangkau oleh tim evakuasi karena kendala akses dan cuaca yang masih buruk. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional