Close

Bank Nagari-Pemkab Sijunjung Tingkatkan Pemanfaatan Produk Perbankan

Foto bersama--Direksi Bank Nagari dan Pemkab Sijunjung foto bersama usai MoU tentang pemanfaatan produk dan jasa perbankan dalam digitalisasi ekonomi daerah, Jumat (3/12). 

PADANG, METRO–Untuk meningkatkan pelayanan perbankan kepada masyarakat, PT. Bank Nagari melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung tentang pemanfaatan produk dan jasa perbankan dalam digitalisasi ekonomi daerah, Jumat (3/12). 

 Penandatanganan ker­ja sama yang dilaksanakan di kantor pusat Bank Nagari tersebut dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhamad Irsyad, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri, Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, jajaran Komisaris dan Direksi Bank Nagari. 

 Dirut Bank Nagari, Muhamad Irsyad mengatakan, ada beberapa poin kerjasama yang ditandatangani oleh pihaknya de­ngan Pemkab Sijunjung melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rangka pemanfaatan produk dan jasa perbankan dalam digitalisasi ekonomi daerah.

 Kerjasama tersebut meliputi pelaksanaan digitalisasi pajak daerah bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sijunjung, pe­laksa­na­an pembayaran retribusi dengan Dinas Pertanian, pelaksanaan pembayaran retribusi de­ngan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM. 

 “Selain itu kami juga melakukan kerjasama de­ngan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait pelaksanaan pembayaran retribusi dan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sijunjung terkait pe­laksanaan pembayaran retribusi,” jelasnya. 

 Dijelaskan, Bank Nagari telah bekerjasama dengan pemerintah dae­rah se Sumbar melakukan digitalisasi atau elektro­nifikasi pengelolaan keuangan da­e­rah, baik sisi pengeluaran maupun sisi penerimaan daerah.

 Di sisi pengeluaran, pihaknya telah mengimplementasikan aplikasi SP2D Online pada pemerintah daerah se Sumbar. Se­dang­kan dari sisi penerimaan, Bank Nagari juga telah mengimplementasikan layanan Cash Ma­na­gement System (CMS), E Retribusi, host to Host PBB, pajak daerah online dan Samsat online di Kabupa­ten/Kota se Sumbar. 

 “Pelaksanaan digita­lisasi layanan Pemda ter­sebut, telah terbukti mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas Pemda, serta me­ning­kat­kan optimalisasi penerimaan daerah,” kata Ir­syad. 

 Ia menambahkan, e-retribusi adalah sistem yang disediakan oleh Bank Nagari berbasis WEB untuk membantu Pemda da­lam pengelolaan retribusi secara digital dalam rangka meningkatkan penda­patan daerah sehingga tercipta efektifitas, efisiensi dan akuntabilitas transaksi retri­busi bagi Pemda.

 “Yang mana sistem ini juga menyediakan Eksekutif Report untuk pejabat Pemda. Jumlah retribusi untuk Provinsi Sumatera Barat adalah 32 jenis,” ungkapnya. 

 Lebih lanjut disampaikan, lmplementasi e-retribusi di Sumbar dengan Bank Nagari meliputi retribusi pasar, retribusi pariwisata, retribusi pasar, retribusi sampah, dan retribusi KIR kendaraan. “Dengan ditandatanganinya PKS dengan Pemkab Sijunjung, maka bertambah jenis retri­busi, yakni retribusi pasar ternak yang juga menggunakan QRIS Bank Nagari,” ujarnya. 

 Kemudian, untuk retribusi pihaknya mendukung 17 Kabupaten dan kota di Sumbar dalam hal transaksi non tunai dengan memanfaatkan QRIS sebagai salah satu media pembayarannya.

 Sementara itu Irsyad mengatakan, terkait pajak daerah, diketahui ada 11 jenis pajak seperti PBB, BPHTB, Hotel, Restauran, Reklamae dan lain lain. Bank Nagari sudah mengakomodir seluruh Kabupa­ten dan Kota se Sumbar untuk pembayaran PBB meng­gunakan channel di­gital Bank Nagari (ATM, NCM, dan Mobile Banking).

 Untuk dua kota yakni Padangpanjang dan Payakumbuh Bank Nagari telah mengintegrasikan dengan GOPAY dan TOKOPEDIA untuk media pembayarannya, dimana GOPAY dan TOKOPEDIA juga merupakan mitra bisnis digital Bank Nagari.

 Khusus untuk Kabupa­ten Sijunjung, Bank Nagari juga telah bekerjasama dengan TELKOMSEL terkait penempatan 3 unit smart tax – Tapping Box untuk pembayaran Pajak Restauran/Rumah Makan dan Hotel. Hal ini memu­dahkan para kasir Rumah Makan/Restauran dan Hotel, tidak perlu lagi menjumlahkan pajak yang harus dibayarkan ke Pemda.

 Diketahui, Posisi QRIS Bank Nagari per 30 November 2021 adalah merchant sebanyak 15.951 dengan transaksi 329.000 trx dan nominal transaksi sebesar Rp 52,5 miliar. Sistem e-retribusi yang dirancang sudah mengakomodir transaksi non-tunai berbasis QRIS, dimana Bank Nagari sudah mendapatkan izin Bank Indonesia terkait la­yanan QRIS. 

 Irsyad menyebutkan, Bank Nagari selalu berkomitmen untuk berperan serta dalam meningkatkan pelayanan kepada seluruh stakeholder dan diharapkan keberadaannya akan mampu ikut mendorong pertumbuhan pembangu­nan di Sumbar.

 “Terima kasih kepada Bupati Sijunjung dan seluruh jajarannya, serta OJK dan BI yang telah memberikan dukungan dan kepercayaannya kepada ka­mi dalam hal pelayanan transaksi keuangan. Kami berharap kerjasama lainnya dalam hal layanan perbankan dapat ditingkatkan dan disinergikan,” tu­kasnya. 

 Sebagai gambaran, kondisi neraca Bank Nagari cabang Sijunjung (konsolidasi) per November 2021 meliputi total aset Rp 819.­002.000, laba Rp 29.577.000, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 477.339.000, Kredit Rp 809.­877.000. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top