Menu

Bank Nagari Luncurkan KUR Super Mikro, Solusi Kebangkitan Usaha saat Pandemi Covid-19

  Dibaca : 482 kali
Bank Nagari Luncurkan KUR Super Mikro, Solusi Kebangkitan Usaha saat Pandemi Covid-19
LAYANI NASABAH— Para pegawai Bank Nagari melayani sejumlah nasabah yang mengurus berbagai keperluan. Pada 2020, Bank Nagari masuk ke dalam peringkat 6 besar bank penyalur KUR terbaik di seluruh Indonesia.

PADANG, METRO
PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau dikenal dengan Bank Nagari terus memberikan kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Buktinya di tengah pandemi Covid-19 untuk mendukung kebangkitan usaha masyarakat dalam rangka recovery ekonomi, Bank Nagari menyalurkan KUR dalam skala KUR Super Mikro.

Penyaluran KUR Super Mikro ini telah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) No.15 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permenko No.8 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.

“KUR Super Mikro yang diluncurkan oleh Bank Nagari, salah satu upaya dalam pemulihan ekonomi nasional. Penerimanya pun ditujukan untuk masyarakat yang belum pernah mendapatkan KUR dan tidak sedang menikmati pinjaman komersial,” kata Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Gusti Candra kepada wartawan, kemarin.

Persyaratannya pun mudah dan proses yang cepat. “Untuk calon penerima KUR Super Mikro tidak mensyaratkan pelaku usaha yang harus berpengalaman. Pelaku usaha mikro yang baru menjalankan usahanya juga dapat diberikan pinjaman KUR Super Mikro asalkan memenuhi persyaratan,” ucap Gusti Candra.

Persyaratannya seperti mengikuti program pendampingan, pelatihan, tergabung dalam kelompok usaha. Atau anggota keluarganya ada yang memiliki usaha produktif. Kemudian, tidak mensyaratkan adanya agunan. “Namun dengan tetap menerapkan prudential banking (prinsip kehati-hatian) dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

KUR Super Mikro ini, sebut Gusti Candra, dapat diberikan dengan plafon maksimal Rp 10 juta. Pemerintah juga memberikan stimulus yang luar biasa kepada penerima KUR Super Mikro yaitu suku bunga sampai dengan 31 Desember 2020 digratiskan atau 0 persen sampai dengan 31 Desember 2020.

“Kemudian terhitung Januari 2021 dan setelahnya beban bunganya juga sangat ringan yaitu hanya 6 persen per tahun atau hanya 0,5% per bulan,” sebutnya seraya mengilustrasikan bahwa dengan pinjaman Rp10 juta maka bayar bunganya hanya Rp50 ribu sebulan atau hanya Rp1.700 an perak per hari, sedangkan pokok hutang dicicil secara pro rata setiap bulan sesuai jangka waktu kredit yang disetujui.

Gusti Candra menambahkan bahwa skema KUR Super Mikro ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses pinjaman yang murah, tanpa agunan dan lepas dari jeratan rentenir. Bank Nagari akan menuntaskan penyaluran alokasi pagu KUR Super Mikro tahun 2020 ini dalam bulan Desember 2020 melalui seluruh Kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank Nagari di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Gusti berharap melalui peluncuran produk KUR Super Mikro ini, pelaku usaha mikro di Sumbar bisa mempertahankan usahanya. “Dan segera pulih dan bangkit kembali dari sebelumnya tertekan di tengah dampak pandemi Covid-19, dan diharapkan terus dapat mengembangkan dan meningkatkan usahanya untuk naik kelas menjadi usaha mikro, kecil atau menengah bahkan besar di masa depan,” harapnya.

Gusti Candra menegaskan Bank Nagari ke depannya terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabahnya. “Di mana proses kredit akan dilakukan secara digitalisasi sehingga proses kredit mikro di Bank Nagari menjadi lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran,” tutur Gusti Candra.

Gusti Candra juga mengungkapkan Bank Nagari di tahun 2020 ini masuk ke dalam peringkat 6 besar Bank Penyalur KUR terbaik di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk sesama BPD se-Indonesia maka Bank Nagari bersama BPD Jawa Tengah merupakan BPD yang terbaik dan terbesar dalam penyaluran KUR. Jika dibandingkan antara jumlah penduduk Sumatera Barat dengan Jawa Tengah, maka distribusi KUR Bank Nagari adalah yg terbaik untuk seluruh kelompok BPD di Indonesia.

“Ke depan Bank Nagari terus menerus mendukung usaha UMKM masyarakat Sumbar. Untuk tahun depan Bank Nagari telah mengajukan permohonan pagu KUR tahun 2021 sebesar Rp1,3 triliun dan hal tersebut alhamdulillah disamping diakses melalui layanan konvensional maka juga akan bisa melalui pola syariah, bebernya.

Sebagai tambahan informasi untuk tahun 2020 kata Gusti, target KUR yang harus disalurkan Bank Nagari yang telah disetujui pemerintah adalah Rp1,075 triliun. Realisasi KUR hingga posisi bulan November 2020 mencapai Rp981 miliar dan ia optimis seluruh pagu KUR ini akan tersalur semuanya menjelang akhir Desember 2020. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional