Menu

Bangun Warga Berkepribadian Religius dan Berbudaya, Butuh Penguatan Iman dan Taqwa di Daerah Kota Solok

  Dibaca : 97 kali
Bangun Warga Berkepribadian Religius dan Berbudaya, Butuh Penguatan Iman dan Taqwa di Daerah Kota Solok
PELEPASAN— Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra melepas wisuda santriwan dan santriwati Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).

SOLOK, METRO–Membangun masyarakat yang berkepribadian religius dan berbudaya melalui pe­nguatan keimanan dan ke­taq­waan (imtaq) serta pe­ngembangan nilai-nilai bu­daya perlu dilakukan sejak dini. Dengan banyaknya s­e­kolah Islam di Kota Solok, akan membantu pemerintah daerah dalam menumbuh­kembangkan minat baca Al-Quran di kalangan anak-anak, sehingga program pe­me­rintah untuk mem­bu­mi­kan Al-Quran dapat ter­wu­jud.

Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra ke­tika melepas wisuda san­triwan dan santriwati Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alam Golden School tahun 2021 mengatakan, kegiatan tersebut sangat selaras de­ngan visi daerah yakni ter­wujudnya Kota Solok yang diberkahi, maju dan sejahtera melalui pengembangan sek­tor perdagangan dan jasa yang modern.

“Membangun masyara­kat yang berkepribadian reli­gius dan berbudaya melalui pengua­tan keimanan dan ketaqwaan serta pengem­bangan nilai-nilai budaya perlu dilakukan sejak dini,” kata Ramadhani.

Pemerintah daerah ber­harap, semakin hari semakin banyak para penghafal Al-Quran, terutama kalangan anak-anak. Dengan begitu, regenerasi para penghafal Al-Quran di Kota Solok se­makin baik. “Melalui wisuda santriwan dan santriwati hari ini, kita berharap di Kota Solok akan lahir ahli-ahli Quran dan penghafal Al-Quran yang akan memak­murkan Agama Islam di seluruh pelosok kota beras” tambah Ramadhani.

Wawako juga sangat m­e­nga­presiasi dedikasi dan kerja keras ustaz dan ustazah yang dengan sabar menga­jarkan Al-Quran kepada a­nak-anak kota Solok, me­ngajarkan agama sejak usia dini. “Kami bangga dengan tekad para guru  yang secara ikhlas dan istiqomah mem­bimbing calon kader penjaga Al-Quran. Tanpa kenal lelah mengorbankan waktu, te­naga, pikiran bahkan materi demi tujuan yang mulia,” ungkap Ramadhani.

Ke depannya, Dhani juga berharap, akan terus men­jamur lembaga pendidikan Al-Quran, baik secara formal maupun informal. Dengan begitu, akan lahir generasi penghafal Al-Quran.

Selain itu, kegiatan-ke­gia­tan lomba Tahfiz dan juga ca­bang lainnya juga harus se­makin disemarakkan, se­hingga anak-anak akan lebih ber­semangat dalam belajar. Tentu tujuannya bukan untuk juara, tapi sebagai pemicu untuk lebih mencintai Al-Quran. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional