Menu

Bangun Perkantoran, Anggarkan Rp 27,1 M

  Dibaca : 40 kali
Bangun Perkantoran, Anggarkan Rp 27,1 M
Ilustrasi Anggaran

AGAM,METRO – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), menganggarkan dana sebesar Rp27,1 miliar lebih untuk membangun sejumlah sarana perkantoran pada 2019.

Kepala DPUTR Agam, melalui Kabid Cipta Karya, Irman, Minggu (10/2) mengatakan, perkantoran dibangun sifatnya bangun baru dan melanjutkan pembangunan tahun lalu, yang terbagi dalam 19 paket. Anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam.

Untuk pembangunan baru seperti Kantor DPMN dan Disperindagkop Agam dengan anggaran Rp6,6 miliar, ruang pelayanan RSUD Lubuk Basung Rp3,8 miliar, Kantor Diskominfo Agam Rp3,6 miliar, Kantor Camat IV Koto Rp3,1 miliar, Kantor Camat Banuhampu Rp2,8 miliar, Kantor Camat Sungai Pua Rp2,7 miliar.

Kemudian pembangunan gedung BLK Sungai Jariang Lubuk Basung Rp800 juta, pembangunan gedung serbaguna Jorong Kamparcan Batu Kambiang Rp500 juta, pembangunan WC perempuan Masjid Agung Nurul Fallah Lubuk Basung Rp500 juta.

Sedangkan untuk melanjutkan dan renovasi seperti lanjutan pembangunan gedung serbaguna Tiku Limo Jorong Rp850 juta, renovasi GOR Padang Baru Lubuk Basung Rp750 juta, lanjutan pembangunan Kantor Camat Matur Rp350 juta, pembangunan pagar halaman Masjid Parabek Rp100 juta, halaman Kantor Dinas Dalduk KB PP dan PA Agam Rp100 juta.

Selanjutnya pembuatan kanopi area parkir DPUTR Agam Rp50 juta, lanjutan pembangunan Kantor Camat Kamang Magek Rp200 juta, pembangunan sarana penunjang lapangan tenis Rp80 juta, ganti atap ruangan DW dan rehab drainase Rp90 juta.

“Dari 19 paket itu, baru pembangunan Kantor DPMN dan Disperindagkop yang sedang proses tender. Kita upayakan Februari 2019 semuanya sudah tender, sehingga Maret 2019 bisa dimulai pengerjaannya,” sebutnya.

Menurutnya, jumlah pembangunan perkantoran tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Ini merupakan komitmen Pemkab Agam untuk terus kebut pembangunan fisik, sehingga perkantoran pemerintah lebih representatif.

“Kita minta nanti pada pemenang tender agar tidak asal bekerja dan cepat selesai, tapi kita ingin bagaimana hasil proyek yang dikerjakan berkualitas. Sehingga bangunan dapat bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional