Close

Bangun Jalan untuk Pengembangan Pariwisata di Kota Pariaman

Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan untuk melancarkan akses lalu lintas masyarakat dan mengembangkan program wisata water front city di Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan untuk melancarkan akses lalu lintas masyarakat dan mengembangkan program wisata water front city di Kota Pariaman. “Karena i­tulah saya mengajak Kepala Desa Batang Tajongkek dibantu oleh masyarakat sekitar secara gotong ro­yong membuka lahan untuk akses jalan dan lokasi wisata water front city di lokasi tersebut,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.

Sebab katanya, dalam setiap membangun wila­yah di Kota Pariaman, beliau selalu melibatkan to­koh masyarakat, niniak mamak dan pemangku a­dat. Hal ini bertujuan menciptakan nilai kepedulian terhadap sanak kemenakannya yang berdomisili disekitar area lokasi pemba­ngunan yang akan diba­ngun.

“Contohnya saja, mem­bangun membuka jalan untuk waterfront city dise­pan­jang aliran sungai batang mangau ini, kita rang­kul semua tokoh ma­sya­rakat dan niniak mamak dalam wilayah Kurai Taji ini, kita libatkan langsung to­koh masyarakat dalam setiap kegiatan,” ujar Genius.

Hal tersebut terlihat dari turunnya semua tokoh masyarakat dan niniak mamak di wilayah Kurai Taji ini, juga keikutsertaan ibu-ibu PKK dan ma­sya­rakat setempat hadir untuk menyediakan sarapan dan makan siang buat mereka yang gotong ro­yong, dibantu oleh Dapur Umum dari Tagana Kota Pariaman.

Pembukaan lahan jalan untuk program water front city di Desa Batang Ta­jongkek ini mempunyai panjang lebih kurang sekitar 2.5 km. Bahkan, ada salah satu jembatan yang dibuat dari swadaya ma­syarakat setempat bersama pemerintahan desa dibawah komando kepala desa Batang Tajongkek dengan menggunakan pohon batang kelapa, yang dikerjakan secara gotong royong sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan Kota Pariaman khususnya pembangunan jalan Waterfront City disepanjang aliran batang mangau.

Dan hal itu langsung mendapat apresiasi dari Wako Genius Umar, yang ikut menongkrongi proses pengerjaan jalan di lokasi tersebut. Untuk membuka lahan tersebut harus melalui kebun pepaya warga Desa Batang Tajongkek, untuk itu Kepala Desa me­la­kukan negosiasi dengan pemilik kebun dimana untuk setiap batang pohon yang ditebang dibeli oleh Pemerintah Desa dengan dana swadaya senilai Rp. 50 ribu/perbatangnya.

Hal tersebut disetujui o­leh pemilik kebun, apalagi ta­nah yang akan dipakai untuk jalan tersebut adalah untuk keperluan masyara­kat Desa Batang Tajongkek sendiri.

“Kita ucapkan terima kasih atas dukungan dari para tokoh masyarakat, niniak mamak, kepala desa dan perangkatnya atas dukungan dalam pembangunan kawasan Waterfornt City ini, kepada perantau yang berasal dari Kota Pa­riaman juga kita harapkan untuk terus mendukung juga agar kita mampu wujudkan Kota Pariaman yang indah, dan memiliki dampak pertumbuhan eko­nomi bagi masyarakat,” pungkas Genius Umar.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top