Close

Bandel lagi, PKL di Jalan Gereja Ditertibkan

PENERTIBAN— Petugas Satpol PP menertibkan dan menegur para PKL yang berjualan memakai trotoar dan badan jalan di sejumlah titik di kawasan jalan Gereja, Tugu Gempa, Kamis (16/6).

TAN MALAKA, METRO–Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan Gereja, kawasan Tugu Gempa, Kecamatan Padang Barat, kembali ditertibkan Satpol PP Padang, Kamis (16/6). Para PKL melakukan kembali pelanggaran dengan memakai torotar dan badan jalan untuk berjualan, padahal sudah berulang kali petugas melakukan penertiban.

“Ada enam titik PKL yang melanggar perda. Mereka sudah acap kali diberi teguran dan diberi arahan agar tak berjualan memakai trotoar. Namun, masih juga melanggar,” ungkap Kabid TibumTranmas Satpol PP Kota Padang Deni Harzandy.

Dijelaskan, kepada para pedagang, petugas mengatakan bahwa tidak dibenarkan untuk berjualan memakai badan jalan maupun trotoar. Diharapkan untuk lokasi tersebut steril dari lapak PKL, dan pedagang segera membongkar lapak-lapaknya.

“Kita tegas menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, sesuai Perda Nomor 11 tahun 2005. Petugas akhirnya membantu pedagang membuka lapak-lapak tersebut. Setelah dibantu dibuka oleh petugas, akhirnya lokasi yang sebelumnya ditempati PKL dapat kita sterilkan,” terang Deni.

Terkait penertiban PKL di jalan Gereja, menurut Deni, sesuai Perda 11 tahun 2005, trotoar tidak diperbolehkan digunakan untuk tempat berjualan atau menumpuk barang karena fungsinya adalah untuk pejalan kaki.

“Setiap orang dilarang berjualan di trotoar ataupun badan jalan, dan jika ada kebijakan dari pemerintahan kota Padang untuk difasilitasi, tentu harus mematuhi aturan dalam kebijakan tersebut,” pungkasnya.

“Kita tak larang warga jualan. Namun jika lokasinya di tempat pejalan kaki. Itu salah namanya,” ujarnya.

Dalam peneguran PKL tak satupun lapak mereka dibawa ke Mako Pol PP. Namun pihaknya memberikan peringatan saja. Jika ke depannya masih didapat, penindakan hingga tipiring akan dikasih.

“Pengawasan rutin pada PKL akan terus dilaksanakan. Tujuannya agar kota indah dan kesembrautan dari PKL tak terlihat,” ucapnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top