Menu

Balita Meregang Nyawa di Irigasi Padangpariaman

  Dibaca : 617 kali
Balita Meregang Nyawa di Irigasi Padangpariaman
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.

Garis polisi

PADANGPARIAMAN, METRO–Balita 1,8 tahun bernama Raiya, meregang nyawa setelah hanyut sejauh satu kilometer di saluran irigasi sawah belakang rumahnya, kawasan Korong Ambacang, Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubukalung, Padangpariaman, Rabu (2/9) siang. Saat kejadian, korban terjun ke saluran irigasi, tempat kakaknya mandi-mandi.

Rupanya, karena keasyikan mandi, kakak korban tidak melihat adiknya sudah hanyut. ”Korban tewas saat mandi-mandi bersama kakaknya dalam saluran irigasi sawah di belakang rumahnya. Dia sempat hanyut satu kilometer dan ditemukan sudah mengapung,” terang Joni Mera Koto, anggota Pol PP  Padangpariaman.

Katanya, orang yang pertama sekali menemukan jasad korban bernama Buya. Awalnya, Buya mengira, yang dilihatnya adalah boneka. Saat didekati, rupanya itu tubuh Riya yang sudah tak bernyawa. Menyaksikan itu, Buya langsung memberitahukan masyarakat sekitar. Sontak warga gempar.

Kapolsek Lubukalung Iptu Raflen menyebut, anggota yang mendapat laporan, langsung menuju lokasi penemuan. “Kita telah melakukan evakuasi terhadap korban dan mengambil visumnya di Puskesmas Lubukalung,” ujar Kapolsek.
Dari hasil visum diketahui kalau korban tewas, karena terlalu lama dalam air.

“Saksi-saksi telah telah kita ambil keterangan untuk proses lebih jauh,” sebut Kapolsek. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional