Menu

Baliho dan Spanduknya Curi Perhatian Publik, Alumni Unand Dukung Mahyeldi jadi Gubernur Sumbar

  Dibaca : 742 kali
Baliho dan Spanduknya Curi Perhatian Publik, Alumni Unand Dukung Mahyeldi jadi Gubernur Sumbar
BALIHO ALUMNI— Sebuah baliho besar di kawasan Pasar Baru, Pauh, Kota Padang menampilkan dukungan Alumni Unand Padang kepada Mahyeldi sebagai Calon Gubernur Sumbar 2021-2024.

PADANG, METRO
Sebuah baliho besar dan sejumlah spanduk yang terpasang di sejumlah titik di Kota Padang cukup menghebohkan sepanjang Minggu (15/11). Baliho itu bertuliskan “Alumni Universitas Andalas mendukung H Mahyeldi SP Datuak Marajo sebagai Calon Gubernur Sumbar 2021-2024. Untuk Kedjajaan Bangsa.” Tak ayal, baliho dan spanduk itu menjadi trending topik akhir pekan.

Salah seorang alumni Unand, Fadli Rustam menyebutkan, tidak ada salahnya kalau alumni Unand mendukung Mahyeldi. Karena Mahyeldi memang alumni Unand, tepatnya di Fakultas Pertanian. Bahkan, sudah dua periode dinobatkan sebagai Ketua Alumni Fakultas Pertanian (AFTA) Unand. Di bawah kepemimpinannya, AFTA dapat disebut sebagai organisasi alumni yang cukup disegani.

“Itu logika saja. Cara berpikir seperti ini, saya alumni Unand dukung Mahyeldi. Apalagi dari seluruh calon, tidak ada yang merupakan alumni Unand selain Mahyeldi. Saya juga yakin, banyak alumni Unand lainnya yang akan mendukung Mahyeldi sebagai Gubernur Sumbar 2021,” kata alumni Unand Angkatan 1986 ini.

Dia juga memastikan, spanduk dan baliho itu bukanlah deklarasi dari organisasi alumni mendukung Mahyeldi-Audy. Itu hanya suara hati alumni Unand yang memberikan dukungan secara pribadi. “Tak usah dikait-kaitkan dengan organisasi alumni. Nanti kalau pengurus benar-benar deklarasi, itu tidak ada masalah,” kata Fadli lagi.

Fadli menyebut, spanduk itu dinilai akan membangkitkan rasa atau semangat sebagai alumni Unand yang pastinya banyak berada di Sumbar. Apalagi dari delapan calon (Cagub dan Cawagub), hanya satu orang yang alumni Unand, yaitu Mahyeldi Ansharullah. “Saatnya alumni Unand jadi Gubernur. Karena sudah 10 tahun diisi alumni Universitas Indonesia (UI), pak Irwan Prayitno,” katanya.

Fadli menegaskan, pemasangan baliho dan spanduk, salah satu yang fotonya beredar di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh–dekat Kampus Unand adalah inisiatif pribadi-pribadi alumni. Tidak ada hubungannya dengan organisasi alumni atau sejenisnya.

“Ini adalah kebebasan berekspresi saja bagi kami. Tak bawa-bawa organisasi, tak bawa logo dan sejenisnya. Kalau ada juga yang marah, tak tahu kami lagi,” katanya.

Juru Bicara Mahyeldi-Audy, H Mulyadi Muslim Lc MA mengaku cukup kaget dengan ramainya baliho Alumni Unand Dukung Mahyeldi itu dibahas di berbagai media sosial ataupun WhatsApp Group (WAG). Hal itu tentunya menjadi motivasi bagi pasangan alumni Unand dan IPB ini untuk melaju terus sampai Pilkada 9 Desember 2020.

“Ini adalah bentuk apresiasi dari para alumni Unand yang kebetulan sama dengan Buya Mahyeldi. Dari baliho yang terpasang kami melihat, tidak ada embel-embel organisasi atau logo dan sejenisnya. Jadi, rasanya tak ada masalah. Ini hanyalah kebebasan berekpspresi dari ‘oknum’ alumni Unand yang ingin alumninya kembali menjadi Gubernur Sumbar,” katanya.

Mulyadi mengingatkan, Gubernur terakhir alumni Unand adalah Prof Marlis Rahman yang awalnya menjadi wakil Gubernur Gamawan Fauzi 2005. Gamawan sendiri adalah alumni Fakultas Hukum (FH) Unand dan Marlis FMIPA. Marlis menjadi Gubernur Sumbar pada 2009 setelah Gamawan Fauzi diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Menteri Dalam Negeri.

Pada Pilgub 2010, Marlis yang berpasangan dengan Aristo Munandar (MATO) kalah oleh Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. Setelahnya, pada Pilgub 2015, taka da lagi alumni Unand yang bertarung, sebelum akhirnya Mahyeldi 2020. “Mungkin ini pula yang menjadi landasan, mengapa ada alumni Unand yang memasang baliho seperti ini,” kata Mulyadi Muslim.

Sebelumnya alumni Fakultas Teknik Unand Udayana M dalam tulisannya “Merindukan Alumni Unand jadi Gubernur” mengatakan, di Sumbar Gubernur sebagai pemegang tampuk kekuasan eksekutif tertinggi berkali-kali diamanahkan kepada alumni Unand yang sekaligus membanggakan dan mengharumkan nama almamater.

Selain Harun Zain meski tidak alumni Unand tapi saat tampuk Rektor dipegangnya, Unand mulai menggeliat dan diperhitungkan, juga ada Zainal Bakar (alumni Fakultas Hukum), Gamawan Fauzidan terakhir Marlis Rahman. 10 tahun memang alumni Unand ‘absen’. Kini waktunya kembali alumni Unand memimpin Sumbar. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional