Menu

Baliho Balongub Mulai Bertebaran

  Dibaca : 51 kali
Baliho Balongub Mulai Bertebaran
Ilustrasi Baliho Balongub (foto : antara)

PADANG, METRO – Pertarungan bakal calon gubernur (Balongub) dan wakil gubernur di Sumatera Barat sudah dimulai ditabuh, beberapa baliho besar terpampang yang diikuti wajah-wajah dari kalangan politikus Sumbar maupun perseorangan.

Banyak yang sudah bekerja, melalui media sosial atau bahkan seperti baliho-baliho disetiap jalan pasti saja kita menemukan satu baliho, ya alih-alih memberikan motivasi kepada masyarakat. Namun di balik itu bertujuan memperkenalkan diri sebagai bakal calon gubernur Sumbar di periode 2020-2025 mendatang.

Dari nama-nama yang sudah muncul di permukaan, ada petahana Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Mulyadi, Riza Falepi, Irjend Pol Fahkrizal, Reydonnyzar Moenek, Mahyeldi, Ali Mukni, Indra Catri dan ada juga yang ahkir-ahkir ini juga sempat diperbincangkan dikalangan politikus, yaitu Faldo Maldini.

Bukan itu saja yang sepertinya akan menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nantinya, pasti saja kembali ada muncul nama-nama baru jelang Pilgub itu dihelat. Indra Catri, Bupati Agam dua periode ini saat bertemu dengan POSMETRO, Senin (7/10) di Universitas Andalas (Unand) tidak mengklaim bahwa dirinya akan diusung oleh Parpol untuk maju sebagai calon gubernur.

Ia mengatakan, bahwa ke depannya apa saja bisa terjadi, bisa saja ia diusung, atau malah sebaliknya.

“Insya Allah, kita lihat saja nanti,” ujarnya sembari tersenyum.

Ia juga mengatakan bahwa sudah ada pembicaraan terkait calon gubernur Sumbar dengan beberapa kandidat asal agam.

“Sudah ada pembicaraan,” singkatnya.

Terkait isu akan berpasangan dengan Wakil Gubernur Sumbar saat ini Nasrul Abit, Indra Catri tidak mengelak. “Itu belum pasti, semuanya bisa berubah, bisa jadi iya, bisa jadi juga enggak,” katanya.

Melihat banyaknya calon yang bakal maju dari Agam pada pilgub mendatang, Indra Catri mengatakan bahwa ada kemungkinan nanti hanya akan ada satu calon dari beberapa kandidat yang sedang mengambang.

“Ya memang, ada banyak calon gubernur dari Agam, itu akan ada konvensi nanti, karena lebih dari satu calon saja kita akan kalah, jadi kemungkinan akan dibulatkan jadi satu. Kemungkinannya seperti itu ya, kalau bisa kenapa tidak, sebab dari Agam itu ada Indra Catri, Mahyeldi, Tifatul Sembiring, Irjend Pol Fahkrizal, nanti kalau ada dua calon dari Agam dimanfaatkan oleh calon dari luar,” katanya sambil ketawa.

Melihat persaingan pada Pilgub 2020 Sumbar, Pengamat Politik, Muhammad Taufik yang juga sebagai Dosen UIN Padang ini menyebutkan, semua kepala daerah maupun dari anggota DPR RI berhak maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar, apalagi melihat ada peluang didalamnya.

“Semua kepala daerah yang sudah habis masa jabatannya seperti Indra Catri itu tentu memiliki peluang pada Pilgub mendatang, tidak menutup kemungkinan ia akan ikut bertarung pada pilgub mendatang, begitupun juga saat ini kita juga denger ada Donny Moenek yang digadang-gadang akan ikut dalam Pilgub, dan terahkir juga ada Faldo Maldini,” katanya.

“Nama-nama itu memang sudah muncul dipermukaan tetapi juga ada kemungkinan yang lain, jadi semuanya untuk saat ini masih remang-remang,” sambungnya.

Melihat banyaknya calon yang naik kepermukaan masyarakat berasal dari Kabupaten Agam, Taufik mengatakan hal tersebut wajar saja sebelum ada putusan final.

“Ini memang tantangan bagi beberapa calon dari Agam, kalau seandainya calon Agam banyak, tentu basis akan semakin terpecah, modal dasar akan kurang dibandingkan yang lain, karena dalam pilgub faktor geopolitik juga menentukan,” ujarnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional