Menu

Balapan Usai Ujian SemesterMotor Terjun ke Sungai Pelajar Tewas

  Dibaca : 307 kali
Balapan Usai Ujian SemesterMotor Terjun ke Sungai Pelajar Tewas
PELAJAR TEWAS— Pelajar SMK 5 Sijunjung tewas akibat sepeda motor yang dikemudikan saling bersenggolan lalu menabrak pembatas jalan dan terjun ke dalam sungai.

SIJUNJUNG, METRO
Kebut-kebutan usai melaksanakan ujian semester sepulang dari sekolah, sepeda motor saling bersenggolan lalu menabrak pembatas jalan. Akibatnya, motor bersama pengemudi dan yang dibonceng terjun ke dalam Sungai Batang Lasi, Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan. Kamis (5/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban bernama Rado Putra (16), diketahui merupakan pelajar SMK 5 Sijunjung dan juga warga Dusun Belimbing Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto tewas.
Sementara rekannya Adimas Sofyan (16) yang dibonceng, berhasil selamat dengan kondisi luka ringn.

Sementara, sepeda motor yang bersenggolan dengan sepeda motor korban, meski terbalik diaspal, mereka tidak sempat jatuh ke sungai. Yandra Eka Putra (16) yang mengemudi, hanya mengalami luka ringan karena terseret di aspal.

Informasinya, kejadian berawal saat dua kendaraan pelajar tersebut beriringan sambil balapan dengan kecepatan tinggi. Korban menggunakan sepeda motor Honda Supra warna putih BA 6390 JA membonceng Adima Sofyan. Sementara, teman korban Yandra Eka Putra mengendarai sepeda motor Yamaha Mio.

Saat memasuki tikungan ke kiri motor yang dikendarai Rado Saputra menyenggol stang sebelah kanan Yamaha Mio yang dikendarai Yandra. Akibatnya Rado Saputra tak bisa mengendalikan laju motornya dan menabrak pembatas jalan di sebelah kanan diseberang jalan, sehingga Rado Saputra dan Adima Sofyan terjun bebas ke sungai di bawah jalan dan langsung tenggelam.

Namun motornya terhenti di pembatas jalan. Adima Sofyan berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai, namun korban Rado Saputra tak muncul ke permukaan air setelah kecelakaan tersebut. Teman korban meminta tolong kepada warga sekitar untuk menolong temannya yang tenggelam di dasar sungai. Warga pun langsung berdatangan membantu mengevakuasi korban.

Kasatlantas Polres Sijunjung Iptu Ghanda mengatakan, kejadian lakalantas yang melibatkan dua ranmor dan tiga orang pelajar yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya bersenggolan dengan kendaraan temannya dan menabrak pembatas jalan.

“Korban meninggal diduga mengalami luka di bagian dada dan pinggang hingga tenggelam di sungai. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Padang Sibusuk, namun nyawanya tak dapat terselamatkan. Sementara dua teman korban lainnya hanya mengalami luka ringan,” kata Iptu Ghanda.

Iptu Ghanda menjelaskan, anggota Satlantas Polres Sijunjung telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk proses lebih lanjut. “Kita mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi anaknya yang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah, agar selalu berhati hati, tidak ugal ugalan, mematuhi rambu lalulintas dan mengenakan alat keselamatan berkendara,” jelasnya.

Terpisah, menurut keterangan saksi Kevin (17 ) mengatakan, korban Rado Saputra ketika dievakuasi dari sungai Kupitan tersebut telah meninggal dunia, tidak bernafas lagi. Sementara temannya yang membonceng luka ringan.

“Saya melihat korban sudah tidak sadarkan diri. Informasi kalau balapan, kata warga memang melihat dua sepeda motor saling salip menyalip hingga bersenggolan. Korban sudah diangkat dari sungai dan dibawa ke Puskesmas,” pungkasnya. (ndo/cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional