Menu

Balapan Liar di Bulan Ramadhan, 34 Remaja Diamankan, 25 Motor Disita

  Dibaca : 138 kali
Balapan Liar di Bulan Ramadhan, 34 Remaja Diamankan, 25 Motor Disita
DIAMANKAN— Sebanyak 30 remaja pria dan 4 remaja perempuan diciduk di sekitaran Tugu Gempa dan sepanjang jalan Diponegoro, diamankan di Mapolresta, kemarin. Selain menjaring puluhan remaja, polisi menyita 25 unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk aksi balap liar.

DIPONEGORO, METRO
Meski bulan Ramadhan, aksi balap liar masih saja dilakukan anak muda di Kota Padang. Kamis (15/4) pagi, 34 remaja yang diduga melakukan aksi balap liar diamankan jajaran Polresta Padang.

Remaja yang terdiri dari 30 remaja pria dan 4 remaja perempuan ini diciduk di sekitaran Tugu Gempa dan Sepanjang jalan Diponegoro. Selain menjaring puluhan remaja tersebut, polisi juga menyita 25 unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh remaja untuk melakukan aksi balap liar.

Kabag Ops Polresta Padang Kompol Andi Parningotan Lorena mengatakan, puluhan remaja ini terjaring saat personel Polresta Padang melakukan giat antisipasi balap liar dan tawuran yang sering terjadi usai pelaksanaan ibadah subuh.

“Kegiatan tersebut melibatkan 80 personel Polresta Padang yang terdiri dari Sat Sabhara, Sat Lantas, gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim. Sekitar pukul 05.30 WIB, dilakukan apel pasukan untuk selanjutnya sekitar pukul 06.00 WIB langsung menuju kawasan Tugu Gempa dan Jalan Diponegoro yang ditenggarai tempat titik kumpul dan arena balap liar,” ujar Andi.

Dilakukannya kegiatan ini sebut Andi, lantaran banyaknya pengaduan masyarakat maraknya aksi tawuran dan aksi balap liar yang dilakukan oleh para remaja seusai sahur.

“Sejak awal puasa, cukup banyak aksi balap liar yang dilakukan remaja di Kota Padang seusai sahur. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polresta Padang melakukan pengawasan dan pencegahan agar tidak terjadi,” ujarnya.

Dilanjutkannya, seluruh remaja yang diamankan oleh Polresta Padang akan dilakukan pembinaan dan penyuluhan oleh Satbinmas dan selanjutnya diserahkan kepada orang tua masing.

“Untuk anak-anak akan kami lakukan pendataan dan diberikan penyuluhan oleh Satbinmas agar tidak mengulangi lagi setelahnya diserahkan kepada orang tua masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, untuk kendaraan yang turut diamankan sebut Andi, akan dilakukan pemeriksaan dan identifikasi apakah ada pelanggaran yang ditemui dari penindakan tersebut.

“Kendaraan akan kita identifikasi kembali. Bilamana hanya pelanggaran lalu lintas akan dilakukan penilangan. Namun, bila ada indikasi barang hasil kejahatan, maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tutup Andi. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional