Menu

Bahas Pengalihan Aset Pascatambang, Andre Rosiade Fasilitasi Wako Sawahlunto Bertemu Dirut Mind ID dan PTBA

  Dibaca : 193 kali
Bahas Pengalihan Aset Pascatambang, Andre Rosiade Fasilitasi Wako Sawahlunto Bertemu Dirut Mind ID dan PTBA
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade bersama Wako Sawahlunto Deri Asta dengan Dirut MIND ID Orias Petrus Moedak dan Dirut PT Bukit Asam Suryo Eko Hadianto.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Ge­rin­dra, Andre Rosiade mem­fasi­litasi perte­muan Wali Kota Sawahlunto Deri Asta de­n­gan Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Orias Petrus Moedak dan Direktur Uta­ma PT Bukit Asam (PTBA) Suryo Eko Hadianto. Per­te­muan membahas penga­lihan 390 hektare lahan pasca-tam­bang yang di­kuasai PTBA agar dapat di­manfaatkan masyarakat dan Pemerintah Kota Sa­wah­lunto.

“Pak Menteri BUMN meminta kami untuk bertemu dengan Dirut MIND ID selaku holding company dan Dirut PTBA terkait pengalihan aset pascatambang di Kota Sa­wah­lunto dan alham­du­lillah hari ini bisa terlak­sana,” kata Andre dalam keterangannya, Rabu (2/6).

Andre mengatakan pi­hak­nya sudah melakukan ko­munikasi dengan Men­teri BUMN Erick Thohir. Dalam komunikasi itu ter­ungk­ap bahwa permo­ho­nan pelepasan lahan PTBA telah diteruskan Kemen­terian BUMN kepada Ke­menterian Keuangan dan PTBA agar segera mem­proses pembebasan lahan tersebut.

“Kota Sawahlunto itu adalah kota tambang, di mana untuk pengem­ba­ngan kota itu sangat ber­gan­tung pada lahan PT Bukit Asam. Karena yang menguasai tanah di Sa­wah­lunto adalah PT Bukit Asam,” kata Andre.

Dalam pertemuan itu, Dirut MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan ada mekanisme hukum yang harus ditempuh dalam pe­nyerahan lahan pasca-tam­bang PTBA yang ter­tuang dalam Permen BUMN Nomor 02/MBU/2010 ten­tang Tata Cara Peng­hap­usbukuan dan Pemin­da­han Aktiva Tetap BUMN.

“Pemindahtanganan bisa dilakukan dengan ber­bagai cara, mulai dari pen­jualan, tukar menukar, gan­ti rugi, penyertaan mo­dal, atau cara lain yang kita sepakati. Mekanisme hu­kum ini yang harus kita lalui agar tidak menim­bul­kan persoalan di kemudian hari,” kata Orias.

Sementara itu Dirut PTBA Suryo Eko Hadianto me­­ngatakan pihaknya men­­­­­dukung Pemko Sa­wah­­­­­lunto memanfaatkan aset-aset PTBA sehingga dapat digu­nakan untuk pem­­berdayaan masya­rakat. Terhadap area pas­ca-tambang yang di­man­faat­kan untuk kepen­tingan pemerintah, ter­ma­suk un­tuk kegiatan per­kan­toran, instansi negara dan fasi­litas umum, Suryo me­nga­­takan pihaknya akan me­­lak­sanakannya sesuai de­ngan ketentuan dan pro­sedur berlaku.

“Pada dasarnya PTBA tidak keberatan lahan pas­ca-tambang ini diman­faat­kan untuk pembangunan Kota Sawahlunto, tetapi kami pihak manajemen selalu berorientasi pada landasan hukum dan atas izin Kementerian BUMN,” kata Suryo.

Mengakhiri perte­muan, Andre mengatakan akan meneruskan hasil perte­muan dengan Dirut MIND ID dan Dirut PTBA kepada Menteri BUMN Erick Tho­hir.

“Dua hal yang saya ga­ris bawahi. Pertama PTBA tidak masalah lahan pasca-tambang dimanfaatkan un­tuk fasilitas umum. Kedua, secara formal serah terima lahan tidak masalah bila disetujui Menteri BUMN. Besok dalam rapat resmi dengan Menteri BUMN akan saya laporkan hasil pertemuan ini. Kita tinggal cari solusi win-win yang tidak menimbulkan dam­pak hukum di kemudian hari,” kata Andre. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional