Menu

Bagus Kahfi Menangis di GBK, Kebersamaan Fakhri dengan Timnas U-19 Berakhir

  Dibaca : 486 kali
Bagus Kahfi Menangis di GBK, Kebersamaan Fakhri dengan Timnas U-19 Berakhir
GOL DI GBK— Gelandang Timnas U-19 Amiruddin Bagus Kahfi melakukan selebrasi di sudut lapangan usai mencetak gol penalti ke gawang Korea Utara, sekaligus mengantarkan Garuda Muda lolos ke Piala AFC U-19 tahun 2020 di Uzbekistan.

Timnas Indonesia U-19 besutan Fakhri Husaini akhirnya merasakan main di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Amiruddin Bagus Kahfi, Si Orang Kampung, menangis di sana.

Indonesia gagal mengalahkan Korea Utara di SUGBK dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-19, Minggu (10/11) malam WIB. Garuda Muda cuma bermain imbang 1-1, setelah tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Main di SUGBK adalah debut untuk tim besutan Fakhri, yang sudah saling bersama-sama sejak masih di Timnas Indonesia U-16. Tim ini sebelumnya lebih banyak main di Stadion Madya dan luar Jakarta saat menjadi tuan rumah.

”Saya merasa orang kampung main di stadion ini. Saya sempat menangis,” kata Bagus, striker 17 tahun kelahiran Magelang.

”Bapak saya berpesan, main enjoy dan cetak gol kalau bisa. Alhamdulillah saya bisa cetak gol,” sambungnya.

Sementara itu, Bagus Kahfi mengatakan bahwa tetap ingin dilatih oleh Fakhri Husaini di Piala AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021.

Jebolan Garuda Select ini berharap federasi sepak bola Indonesia (PSSI) tetap memperpanjang kontrak pelatih berusia 54 tahun itu.

”Coach Fakhri cocok melatih di Piala Dunia dan Piala Asia,” kata Bagus dalam konfrensi pers usai laga melawan Korea Utara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 10 November 2019.

Sebagai informasi kontrak Fakhri Husaini dengan Timnas U-19 hanya sampai Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 Grup K berakhir. PSSI masih belum memutuskan pelatih yang bakal menanangi Bagus Kahfi dan kawan-kawan di Piala AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021.

Bagus Kahfi menambahkan bahwa Fakhri Husaini sudah lebih paham dengan karakter pemain Timnas U-19. Ia mengatakan bakal lebih cepat beradaptasi dengan strategi dan taktik yang bakal diterapkan. “Saya juga sudah lama kenal coach Fakhri,” kata dia mengutarakan harapannya.

Sebelumnya, Timnas U-19 Indonesia lolos ke putaran final Piala AFC U-19 2020 setelah menahan Korea Utara 1-1 dalam laga terakhir Grup K di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 10 November 2019.

Korea Utara unggul lebih dahulu lewat gol Kwang CHong Menit pada menit ke-40. Indonesia membalas lewat penalti Amiruddin Bagus Kahfi pada menit ke-60.

Hasil ini membuat Timnas U-19 mengakhiri rangkaian laga kualifikasi Piala AFC U-19 2020 tak terkalahkan. Sebelumnya mereka menekuk Timor Leste 3-1 dan Hong Kong 4-0.

Tim asuhan Fakhri Husaini lolos sebagai juara grup dengan mengemas nilai 7, unggul 2 poin dari Korea Utara di posisi kedua. Dengan hanya mengemas nilai 5, Korea Utara dipastikan gagal jadi satu dari empat runner-up terbaik. Saat ini empat ada enam tim runner-up yang sudah mengumpulkan nilai lebih banyak.

”Sudah selesai tugas saya sebagai pelatih Timnas U-19 dengan berakhirnya kualifikasi ini. Jadi, saya berpesan ke pemain, siapapun pelatihnya nanti di Piala Asia atau Piala Dunia, mereka harus tampil jauh lebih hebat dari yang mereka perlihatkan sekarang ini,” kata Fakhri di Jakarta, Senin (11/11).

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, memberi sinyal positif bahwa Fakhri bakal diperpanjang. PSSI bakal melakukan evaluasi lebih dulu.

”Pak ketum (ketua umum PSSI, Moch. Iriawan) akan lakukan evaluasi, jadi secara teknis dulu. Area teknis akan dipelajari Departemen Teknik,”kata Tisha.

”Nanti evaluasi dan rekomendasi akan disampaikan kepada ketum dan ke depan Exco. Rencana dan persiapan ke depan akan kami putuskan,” Tisha menambahkan. (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional