AGAM, METRO— Usai menunaikan Shalat Zuhur berjamaah di Masjid Syuhada Jambak, Rabu (25/2), Bupati Agam, Benni Warlis, meluangkan waktu untuk menyapa dan memberi motivasi kepada siswa SDN 09 Jambak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Agam itu menjadi momen berharga bagi para murid. Suasana masjid yang awalnya khidmat berubah hangat ketika Bupati yang akrab disapa Inyiak itu mulai berinteraksi langsung dengan anak-anak.
Dengan gaya santai dan penuh keakraban, ia mengajak para siswa berdialog menggunakan bahasa Minang. Pertanyaan sederhana yang ia lontarkan langsung memancing respons antusias.
“Cucu-cucu Inyiak Bupati, kalau sekolah makanannya apo? Semangatnya apa? Dan tujuannya apa?” tanya Bupati, disambut sorak semangat para siswa.
Tanpa ragu, anak-anak menjawab serempak, “Makanannya Makan Bergizi Gratis (MBG), semangatnya Bangkit dari Surau, tujuannya agar badan sehat, utak santiang, pitih banyak dan iman kuat.”
Jawaban polos namun penuh keyakinan itu sontak menghadirkan senyum bangga dari sang Bupati dan para guru yang mendampingi. Bagi Benni Warlis, respons tersebut mencerminkan semangat generasi muda Agam yang tidak hanya mengejar kecerdasan, tetapi juga kesehatan serta kekuatan spiritual.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya membiasakan shalat berjamaah sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan membentuk karakter disiplin dan tangguh di masa depan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sehat serta memiliki cita-cita yang jelas. “Anak-anak harus rajin belajar, jaga kesehatan, dan jangan tinggalkan ibadah. Itu kunci agar menjadi generasi yang membanggakan orang tua dan daerah,” pesannya.
Suasana kian hangat ketika para siswa secara spontan berebut ingin bersalaman dengan Bupati. Momen penuh keakraban itu menjadi kenangan tersendiri bagi murid-murid SDN 09 Jambak.
Kegiatan sederhana tersebut menggambarkan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. Tak sekadar seremoni, kehadiran kepala daerah di tengah anak-anak menjadi suntikan motivasi nyata bagi mereka untuk terus bersemangat menuntut ilmu.
Melalui pendekatan yang humanis dan penuh nilai keagamaan, Pemkab Agam berupaya menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia demi masa depan daerah yang lebih baik. (pry)





