METRO PADANG

PT Semen Padang Tuan Rumah Jambore Pokdarwis Sumbar, Garda Terdepan Majukan Destinasi Wisata

0
×

PT Semen Padang Tuan Rumah Jambore Pokdarwis Sumbar, Garda Terdepan Majukan Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini
JAMBORE POKDARWIS— Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang Iskandar Zulkarnain Lubis, menghadiri acara malam networking dan gala dinner serta pembukaan Jambore Pokdarwis, yang melibatkan para pegiat wisata dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.

PADANG, METRO–Kawasan PT Semen Pa­dang kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan strategis di Sumbar, yakni Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tahun 2025, yang melibatkan para pegiat wisata dari berbagai wila­yah di Sumatera Barat.

Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang  Is­kan­­dar Zulkarnain Lubis merasa bangga dan terhormat atas dipilihnya PT Semen Padang sebagai tempat pelaksanaan event Pemerintah Provinsi ini. Sebagai bagian dari masyarakat Sumbar, PT Semen Padang mendukung penuh program ini.

“Kami memahami bahwa Pokdarwis adalah garda terdepan dalam memajukan destinasi wisata mulai dari edukasi, kreativitas atraksi wisata, hingga menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan yang sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo dan program Pemprov Sumbar saat ini, yakni Gerak Cepat Sumbar Kreatif, Tingkatkan Daya Saing Wisata dan Akselerasi Ekonomi Kreatif untuk UMKM,” kata Iskandar saat acara malam networking dan gala dinner serta pembukaan Jambore Pokdarwis tersebut, Jumat malam (21/11).

Iskandar juga me­nyam­paikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah dan Kota Padang melalui Dinas Pariwisata, yang terus mendorong percepatan pengembangan destinasi wisata, peningkatan kapasitas pelaku pariwisata, dan penguatan jejaring Pokdarwis yang men­jadi motor penggerak wisata di desa-desa.

Kehadiran peserta Jambore ini adalah bukti bahwa semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat terus tumbuh, sejalan dengan visi pembangunan pariwisata berkelanjutan di Sumatera Barat.

“Kami juga terus berupaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program CSR, mulai dari pembinaan UMKM, konservasi lingkungan, hingga pengembangan kawasan wisata lokal yang berada di sekitar wilayahoperasional kami, Kota padang dan Provinsi Sumbar. Salah satu destinasi tersebut adalah Goa Kelelawar Padayo,” tuturnya.

Objek wisata alam yang berada berdampingan de­ngan lingkungan PT Semen Padang. Saat ini, Goa Kelelawar tengah giat dipromosikan oleh Pemerintah Kota Padang sebagai salah satu ikon wisata berbasis edukasi dan konservasi di kawasan Indarung. “Kami bangga dapat berkontribusi dan bersinergi dalam pengembangan destinasi ini, termasuk dalam aspek infrastruktur, aksesibilitas, dan pemberdayaan ma­sya­rakat setempat,” katanya.

Iskandar juga minta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD, Pemerintah Kota Padang, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kelancaran kegiatan operasional dan penjualan PT Semen Padang, baik di wilayah Sumatera Barat maupun di lima pro­vinsi lainnya (Aceh, Beng­kulu, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Riau Da­ratan).

“Dukungan tersebut sangat penting agar kami dapat terus menyediakan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat serta men­­jaga kontribusi positif pe­rusahaan terhadap pem­bangunan daerah,” tam­bahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat Pokdarwis sebagai ujung tombak penggerak pariwisata berbasis ma­sya­rakat. Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Jambore Pokdarwis Sumbar yang berlangsung pada 21–22 November di kawasan Camping Ground PT Semen Pa­dang.

Muhidi menyampaikan, Pokdarwis memegang peran dalam menjaga keberlangsungan destinasi wisata. Mulai dari kebersihan, keasrian lingkungan, hingga kualitas pelayanan kepada pengunjung, semuanya berada pada sentuhan langsung para penggerak wisata di lapangan.

“Pokdarwis adalah garda terdepan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Di tangan Pokdarwislah destinasi-destinasi kita terawat dan kearifan lokal diperkenalkan kepada wisatawan. Inilah kekuatan utama pariwisata Sumatera Barat perpaduan alam, budaya, dan masyarakatnya,” ujar Muhidi.

Ia menegaskan kepada ratusan peserta yang hadir bahwa masa depan pariwisata Sumatera Barat sangat ditentukan oleh inovasi dan konsistensi Pokdarwis di setiap nagari dan desa wisata.

Melalui pengelolaan destinasi yang kreatif dan profesional, lanjutnya, Pokdarwis mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Keberadaan mereka dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, meningkatkan penjualan produk lokal, serta memicu tumbuhnya homestay, kuli­ner, transportasi wisata, dan berbagai layanan pendukung lainnya.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat me­lalui meningkatnya perputaran ekonomi serta kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, melalui kegiatan Jambore ini, Muhidi mengajak seluruh Pokdarwis untuk terus berinovasi, khususnya da­lam memanfaatkan tek­nologi digital untuk promosi destinasi, memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas daerah, serta menjadikan pelayanan prima sebagai standar utama.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Lila Yanwar, menegaskan bahwa kinerja Pokdarwis selama ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan sektor pariwisata daerah dimana sejumlah desa wisata di Sumbar berhasil masuk dalam 50 desa wisata terbaik di Indonesia, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya peran ma­syarakat da­lam menggerakkan sektor ini.

“Pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus dilakukan me­lalui pemberdayaan ma­syarakat sebagai motor uta­ma. Kami terus mendorong tumbuhnya desa-desa wi­sata yang berkelanjutan, ka­rena pariwisata dan eko­nomi kreatif terbukti ber­kontribusi besar terha­dap PDRB daerah,” ujar­nya.

Menurutnya, pariwisata harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang dimiliki setiap nagari dan menekankan pentingnya penguatan konsep experience tourism yang mengutamakan pengalaman autentik bagi wisatawan, melalui kolaborasi masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh unsur terkait. Upaya menciptakan desa wisata yang hidup, kreatif, dan berdaya saing menjadi strategi jangka panjang yang terus didorong.

“Jambore Pokdarwis bertujuan memperluas jejaring antarpelaku wisata, memperkuat kapasitas pokdarwis, serta mendorong terciptanya inovasi untuk memajukan pariwisata Sumbar secara berkelanjutan,” tuturnya.

Plt. Asisten I Setdako Pa­dang, Tarmizi Ismail yang hadir pada kesempatan itu mengharapkan Pokdarwis harus mampu menciptakan kenangan dan rasa. Semakim dalam ke­na­ngan yang dibawa pulang oleh para wisatawan, se­makin lama mereka akan tinggal dan semakin besar perputaran ekonomi masyarakat.

Pembukaan tersebut juga diiringi dengan pengukuhan Forum Pokdarwis Sumbar, penyerahan penghargaan terhadap pokdarwis berprestasi.

Jambore Pokdarwis dilaksanakan selama 2 hari, 21 – 22 November 2025 di kawasan PT Semen Pa­dang. Kegiatannya diisi de­ngan Seminar/Talkshow de­ngan tema, Tren Pe­ngem­bangan Wisata Berbasis Komunitas dan Daya Saing Destinasi, Business Plan Pokdarwis Monetisasi Potensi Lokal dan Akses Pasar.

Juga ada Program Outbound, Malam Networking & Gala Dinner, Field Trip ke Gua Padayo, Padayo Goat Farm, Cagar Budaya Indarung 1. Selanjutnya, Se­minar Pokdarwis Ber­ke­lanju­tan mengangkat topik, “Peran Pemerintah dalam Penguatan Pokdarwis Me­nuju Destinasi Berkelanjutan, dan Pengembangan Eko­wisata di Kawasan Indus­tri; Studi PT Semen Padang”. (ren/rel)