AGAM, METRO–Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis MM, Dt. Tan Batuah, mengadakan audiensi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani M.Si, di Mess Pemkab Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, pada Senin (10/3).
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi kampus, serta rencana pengembangan yang akan dilakukan.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah batas-batas wilayah dan lahan kampus, yang menjadi faktor penting dalam pengembangan UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi.
Rektor UIN, Prof. Silfia Hanani, mengungkapkan bahwa saat ini kampus tersebut memiliki lebih dari 12 ribu mahasiswa yang tersebar di empat fakultas, termasuk program pascasarjana dengan 36 program studi.
Prof. Silfia menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur kampus, terutama terkait dengan akses jalan utama menuju kampus yang kondisinya saat ini cukup memprihatinkan.
Ia menjelaskan bahwa jalan yang menghubungkan kampus dengan area sekitar memiliki panjang 1,2 kilometer, dan selain ukurannya yang sempit, jalan tersebut juga mengalami kerusakan.
“Kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan. Selain kecil, jalan tersebut juga rusak. Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan untuk mendukung mobilitas civitas akademika,” kata Silfia.
Menanggapi permasalahan tersebut, Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menyatakan komitmennya untuk mendiskusikan masalah tersebut dengan pihak-pihak terkait. Ia berjanji akan berupaya mencari solusi terbaik agar kendala yang dihadapi oleh UIN dapat segera teratasi.
Bupati Agam juga memaparkan berbagai program pembangunan daerah yang sedang dijalankan, serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mempercepat kemajuan di sektor pendidikan serta pembangunan Kabupaten Agam secara keseluruhan.
Bupati Benni Warlis berharap melalui pertemuan ini, hubungan yang lebih erat antara pemerintah daerah dan UIN Sjech M Djamil Djambek dapat terjalin, sehingga dapat mempercepat kemajuan pendidikan dan pembangunan di Kabupaten Agam. (pry)





