Close

Azwar Anas: Salut, Penataan Pantai Padang Tanpa Ribut

walikota Mahyeldi bersama tokoh Sumbar Azwar Anas bersama pedagang  dan unsur Pemko Padang.
APRESIASI— Wali Kota Padang Mahyeldi Dt Marajo bersama tokoh Sumbar Azwar Anas, pedagang dan jajaran pejabat Pemko Padang, berfoto di Muaro, Pantai Padang, Minggu (28/2).

PADANG, METRO–Banyak pihak dulunya meragukan, Pantai Padang akan bisa bebas dari bangunan lapak pedagang serta perilaku-perilaku penyakit masyarakat (pekat). Nyatanya tidak, di tangan Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Emzalmi, Pantai Padang kini semakin rancak setelah berhasil dibersihkan dari lapak-lapak pedagang.

Penertiban tersebut dilakukan dengan mulus tanpa gejolak dari pedagang dan masyarakat sekitar. Malahan tak sedikit warga pedagang sendiri memberikan dukungan, mereka membongkar sendiri lapaknya serta turut pula bergotong-royong membersihkan pantai.

Kenyataan bersihnya Pantai Padang dan berhasilnya pembebasan lahan pelebaran jalan Bypass serta progress signifikan pembangunan Pasar Raya Padang yang dilakukan pasangan kepala daerah berjuluk MahEm ini tak ayal pula mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Sumbar.

Tidak kurang dari Azwar Anas, mantan Menteri di era Soeharto dan Gubernur Sumatera Barat pun menyampaikan apresiasi langsung. Azwar Anas menemui Wali Kota Mahyeldi secara khusus di Pantai Muaro, Berok Nipah, Minggu (28/2) untuk menyampaikan apresiasi dan dukungannya serta memberi beberapa masukan buat Pemerintah Kota Padang.

”Pantai Padang yang bersih seperti sekarang memang menjadi cita-cita saya sejak lama, namun banyak yang meragukan hal itu berhasil. Ternyata hal itu bisa terwujud, bahkan tanpa ada penolakan dan ribut-ribut. Saya sangat menghargai kerja keras wali kota (Mahyeldi) bersama jajaran di Pemko Padang,” ujar Azwar Anas.

Ia mengatakan, tidak ada yang tidak bisa jika semua dibicarakan dengan masyarakat dan memberikan pemahaman. Hal itu dilakukan Wali Kota Mahyeldi dan jajaran Pemko sehingga pekerjaan-pekerjaan yang berat untuk pembangunan bisa dikerjakan bersama dengan melibatkan masyarakat.

”Saya minta kepada wali kota untuk meneruskan cita-cita mewujudkan Padang sebagai destinasi utama di Indonesia. Sebab, Padang memiliki potensi pariwisata besar, bukan saja pantai, laut dan pulau-pulaunya, namun juga sungai dan alam perbukitannya,” kata mantan Menko Kesra itu.

Tokoh sepuh yang memasuki usia 86 tahun ini mengatakan, sejatinya masyarakat mendukung pemerintah yang saat ini serius memperjuangkan nasib rakyat. Dengan memanfaatkan potensi Kota Padang yang luar biasa, kehidupan masyarakat juga akan lebih baik. “Saya optimis, kerja keras pemerintah akan menghasilkan yang terbaik bagi masyarakat, untuk itu perlu didukung,” sebutnya.

Kepada Wali Kota Mahyeldi, ia menyarankan agar mempercepat pembangunan sarana dan prasarana untuk pengembangan wisata. Diantaranya, membangun pedestrian yang baik sepanjang pantai agar dapat dimanfaatkan pengunjung berjalan kaki. “Buat pedestrian yang baik sepanjang pantai dan digunakan untuk pejalan kaki, ini akan lebih baik,” kata Azwar Anas.

Saat menemui wali kota, tokoh urang awak itu hanya ditemani seorang sopir. Sedangkan, pada kesempatan itu, Wali Kota Mahyeldi didampingi Sekda Nasir Ahmad serta sejumlah pimpinan SKPD usai melaksanakan gotong-royong membersihkan pantai bersama masyarakat. Hadir diantaranya, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Medi Iswandi, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Mursalim Nafis serta Camat Padang Barat. Sebelumnya, gotong-royong juga dihadiri anggota DPRD Padang Iswandi Muchtar dan Helmi Moesim. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top