Menu

Ayah Pergi, Ibu Meninggal, 7 Bersaudara Berjuang Bertahan “Terima Kasih Pak Andre Rosiade”

  Dibaca : 825 kali
Ayah Pergi, Ibu Meninggal, 7 Bersaudara Berjuang Bertahan “Terima Kasih Pak Andre Rosiade”
PENUH PERJUANGAN— Wini bersama pengurus Gerindra Sumbar berfoto bersama di depan rumah mereka usai penyerahan bantuan sembako dan uang tunai dari Andre Rosiade.

CENGKEH, METRO
Sebelum enam bulan lalu, Wini (27) tak pernah terpikirkan harus hidup bersama enam adiknya tanpa orang tua. Karena, sang ibu, Desma (50), masih berjualan ikan keliling kompleks di sekitaran Cengkeh, Lubukbegalung, Kota Padang.

Sebagai anak tertua, dia sudah mencoba mandiri dan bekerja di salah satu supermarket di Kota Padang. Namun, saat sang ibu berpulang, dan ayah entah di mana, kehidupan mereka berubah.

Saat itu, kehidupan menjadi sangat berbeda. Tinggalah dia bersama sang adik lelaki yang dua tahun lebih muda menanggung biaya lima adik-adiknya. Nahas, saat pandemi Covid-19 menyerang, tanggung jawab menghidupi lima orang adiknya hanya jatuh pada sang adik, karena diapun dirumahkan oleh supermarket itu.

“Dulu kerja di supermarket, belum terpikir akan seperti ini. Apalagi mama masih ada menjual ikan dan penghasilan lumayan. Kini, hanya bergantung pada adik yang kerja malambuik (panen) padi di sawah saja. Penghasilannya kalau masuk kerja ada Rp90 ribu sehari. Tapi, tak tiap hari kerja,” kata Wini yang tamatan SMK Perhotelan di Padang ini.

Namun, dua hari lalu terpancar gurat kebahagiaan di wajahnya. Karena, rumah mereka di belakang Kompleks Kehakiman, Cengkeh, Padang itu dikunjungi sejumlah orang. Di antaranya Wakil Ketua PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar Nurhaida dan dua kader Gerindra Edward Azwar dan Alwis Ilyas. Mereka diminta Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade untuk menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai.

Rumah Wini adalah rumah sederhana usai dibedah sekitar dua tahun lalu. Awalnya, rumah itu katanya adalah rumah kayu yang sudah lapuk. Namun, ada kelompok dermawan dari Malaysia yang merehab rumah mereka menjadi berdinding dari GRC (Glass-fiber Reinforced Cement).

GRC yang mirip triplek tebal itu ternyata sudah mulai rusak. Bahkan, di sebelah pintu masuk sudah retak dan sedikit bolong. “Ini karena ada yang bersandar, jadi tak kuat,” kata Wini.

Nurhaida menyebutkan, sebelum Lebaran mereka telah datang ke rumah keluarga Wini untuk menyerahkan sembako dari anggota DPR RI Andre Rosiade. Namun, melihat kondisi rumah dan kehidupan yang demikian, dia merasa pilu dan menyampaikan itu kepada Andre.

“Tak lama-lama, pak Andre langsung merespon dan meminta kami mengirimkan sembako dan uang tunai untuk membantu mereka. Kasihan sekali. Sekarang di rumah yang sempit dan hanya ada dua kamar itu tinggal tujuh bersaudara. Mereka juga belum mendapatkan bantuan yang layak,” katanya.

Wini mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade yang ternyata peduli dengan kehidupan mereka. Dia awalnya tak tahu siapa yang datang, karena tiba-tiba membawa sembako dan amplop.

“Minta tolong sampaikan ke bapak Andre Rosiade banyak terima kasih. Salam untuk keluarga Gerindra dan keluarga bapak Andre Rosiade, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” pesannya.

Kini, Wini harus berjuang kembali mendapatkan pekerjaan, agar lima adiknya bisa meneruskan sekolah mereka. Saat ini, adiknya ada yang kelas II SMA, mau masuk SMA, mau masuk SMP, kelas VI SD dan kelas IV SD. “Semoga kami bisa membantu mereka sampai tamat sekolah, minimal SMA,” katanya.

Andre Rosiade mengaku terharu mendengar cerita tentang keluarga tesebut dan memutuskan mengirimkan bantuan langsung tunai (BLT) ala Andre Rosiade. “Semoga bisa membantu kehidupan mereka. Kami juga akan minta Fraksi Gerindra DPRD Padang membantu menghubungkan dengan Pemko Padang agar keluarga ini dapat bantuan dan juga beasiswa untuk sekolah,” kata Andre. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional