Close

Ayah “Garap” Putri Tiri Berkali-kali di Kabupaten Sijunjung, Diancam Dibunuh Pakai Pisau Cutter jika Buka Mulut, Korban Sering Mendapatkan Perlakuan Kasar

AYAH CABUL— Pelaku RR (30) yang mencabuli anak tiri diamankan di Mapolres Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Seorang pria di Kabupaten Sijunjung tega memperkosa anak tirinya hingga berkali-kali sejak tahun 2020 silam. Bahkan, agar aksinya tidak diketahui sang itri, ayah bejat itu mengancam membunuh anak tirinya itu menggunakan pisau cutter jika berani buka mulut.

Namun, bertahun-ta­hun sudah menjadi budak nafsu ayahnya berinisial RR (30), korban Melati (na­ma samaran-red) yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SD, menjadi murung dan terlihat mengalami trauma ketika berada di rumah. Ibu korban yang mengamati perubahan perilaku anaknya pun akhirnya membujuk korban untuk bercerita.

Awalnya, korban yang takut dibunuh oleh sang ayah tiri, sempat bungkam ketika ditanyai ibunya. Setelah dibujuk dan diberikan rasa aman oleh ibunya, korban pun akhirnya memberanikan diri menceritakan perbuatan bejat ayah tirinya itu kepada sang ibu.

Sontak saja, ibu korban yang mendengarkan penderitaan putrinya selama bertahun-tahun, tanpa pikir panjang langsung membawa korban ke Polres Sijunjung untuk melaporkan suaminya. Mendapatkan laporan dari ibu korban, Tim Satreskrim Polres Sijunjung pun langsung me­nangkap pelaku pada Selasa (7/12).

Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi melalui Kasat Reskrim Akp Abdul Kadir Jaelani mengatakan, perbuatan itu dilancarkan pelaku setiap kali korban ditinggal ibunya di rumah. Dari keterangan yang, pelaku melakukan aksinya sejak tahun 2020.

“Korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar diancam pelaku menggu­nakan senjata tajam pisau cutter. Bahkan pelaku tak segan bertindak kasar kepada korban,” tutur AKP Abdul Kadir didampingi Kasubag Humas Akp Nasrul Nurdin, Rabu (8/12).

Dijelaskan AKP Abdul Kadir, pelaku sudah sering melakukan aksi tersebut kepada korban dengan ancaman akan membunuh korban kalau bercerita kepada orang lain. “Bahkan korban sudah tidak ingat lagi berapa kali dicabuli pelaku. Terakhir pada 29 November 2021 kemarin,” sebut AKP Abdul Kadir.

AKP Abdul Kadir menuturkan, pelaku merupakan warga Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung itu ditangkap setelah ibu kandung korban membuat laporan polisi.

“Ibu korban curiga ka­rena sering kali melihat anak­nya murung. Lalu me­nanya­kan apa yang terjadi. Setelah dibujuk akhirnya korban menceritakan kejadian itu, dan barulah ibu korban membuat laporan ke polisi,” terangnya.

AKP Abdul Kadir menuturkan, pihaknya langsung bergerak menangkap pelaku. Pelaku cabul itu kini telah mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara

“Pelaku yang sudah diintai berhasil ditangkap saat pulang dari ladang. Pelaku mengakui perbuatan bejatnya itu. Kita juga mengamankan barang buk­ti berupa pisau cutter yang digunakan untuk me­ngan­cam korban,”  pung­kas­nya. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top