Close

Awas! Penyebaran Corona di Pusat Perbelanjaan, Hari ini Disdag Panggil Pengelola Mall

KETERANGAN PERS— Kepala Disdag Padang Andree Algamar memberikan keterangan pers tentang pengawasan terhadap mall jelang Lebaran 1442 Hijriah, kemarin.

PASARRAYA, METRO
Menjelang lebaran H-7 Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang melakukan antisipasi dengan mengecek kepatuhan terhadap protokol kesehatan di beberapa pusat perbelanjaan, Saat ini sudah terjadi lonjakan pengunjung di pusat-pusat pembelajaan.

Dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar memprediksi lonjakan pengunjung di pusat-pusat perbelanjaan akan terjadi pada saat H-5 lebaran setelah THR cair.

“Pusat-pusat perbelanjaan sesuai dengan SE Menteri Perdagangan jumlahnya 50 persen dari normal. Kemudian kita sudah melakukan pengecekan ke pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern terhadap penerapan prokes,” kata Andree, Selasa (4/5).

Andree meminta kepada masyarakat melakukan transaksi tanpa menggunakan uang tunai. Ia juga mengimbau masyarakat yang mendatangi mall dan pasar tradisional untuk membeli baju Lebaran, dapat menghindari kerumunan.

“Kita mengajak dan mengimbau masyarakat untuk pembayaran tidak pakai uang tunai, karena uang tunai itu salah satu media penyebaran covid,” ungkap Andree.

Disisi lain, tak hanya pengunjung kepada pedagang, Andree menegaskan akan memberikan sanksi berupa teguran keras jika ada pengunjung atau pedagang yang kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan dengan pengawasan dari petugas Dinas Perdagangan Kota Padang.

“Pelaku usaha kalau bandel kita akan tegur, kalau berulang-ulang itu bisa kena sanksi tegas,” tegas Andree.

Selain itu, Andree menuturkan, pandemi Covid-19 di Kota Padang masih belum berakhir. Maka dari itu, membuat masyarakat diimbau agar dapat mengubah kebiasaan-kebiasaan yang selalu dilakukan pada saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Dikatakan Andree, aalah satunya adalah dengan tidak mendatangi pusat-pusat perbelanjaan seperti pasar dan mall untuk membeli baju Lebaran sebagai langkah antisipasi munculnya klaster baru penyebaran virus corona.

“Belanja kan tidak harus ke pusat perbelanjaan, bisa melalui online. Dan belanja online itu kita lihat tren sirkulasinya saat ini juga tinggi,” pungkasnya.

Panggil Pengelola Mall
Sementara itu, rencananya, hari ini Kamis (16/5), Disdag mengundang semua pengelola mall dan tempat perbelanjaan untuk menerapkan protokol kesehatan. Mereka akan diminta menandatangni kesepakatan untuk penerapan prokes secara ketat di tempat masing-masing.

“Kita sudah undang mereka, Kamis kita minta tandatangani kesepakatan bersama itu,” kata Andree Algamar di Media Center Balaikota, Rabu (5/5).

Menurut Andree, semua tempat perbelanjaan menjelang lebaran ini diharapkan ramai agar ekonomi berputar. Namun dengan catatan, semua pengunjung yang masuk ke sana harus menerapkan protokol kesehatan.

Jika ada pengelola yang lengah. Maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku. “Intinya, kita harapkan semuanya menjaga protokol kesehatan. Silahkan berbelanja ke mall. Cuma pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” tandasnya.

Kepala Sat Pol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan saat ini Pemko Padang sedang menyiapkan Perwako Padang untuk menertibkan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Inti dari Perwako itu adalah bagi masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan satu kali, maka akan dinasehati dulu.

Jika ditemukan kesalahan yang kedua kalinya dan dilakukan oleh orang yang sama, maka yang bersangkutan akan didenda sebesar Rp250 ribu. Jika tak sanggup bayar, maka dipenjarakan selama dua hari di Polresta Padang.

“Selnya sudah disiapkan oleh Polresta Padang. Jadi siapa yang melanggar, tak sanggup bayar, maka masuk penjara,” sebutnya. (hen/tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top