Menu

Awalnya Grogi, Berakhir Foto Selfi, Tiga Siswi SMA Wawancarai Gubernur Sumbar Masalah HAM

  Dibaca : 59 kali
Awalnya Grogi, Berakhir Foto Selfi, Tiga Siswi SMA Wawancarai Gubernur Sumbar Masalah HAM
BERSWAFOTO— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berswafoto dengan tiga siswi SMA 1 Padang Panjang, Kamis (2/9) di Istana Gubernur. Ketiga siswi ini melakukan wawancara langsung gubernur menanyakan tentang persoalan Hak Azazi Manusia.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar) Mahyeldi An­sharullah kedatangan ta­mu tiga siswi SMA 1 Padang Panjang, Kamis (2/9) di Istana Gubernur. Keha­diran tiga siswi kelas XI IPA yang ditemani ditemani wali masing-masing, untuk wawancara langsung de­ngan orang nomor satu di Sumbar itu. Ketiganya ada­lah Niken Yolanda, Syakira, dan Salsabila Putri. Keti­ganya ingin menanyakan ke gubernur tentang per­soalan Hak Azazi Manusia (HAM).

Menurut Niken, sesi wawancara ini merupakan tugas sekolah mata pela­jaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PP­Kn), untuk mewawan­carai tokoh atau pejabat.

Meski awalnya grogi, ketiga siswi yang sudah menyiapkan beberapa per­tanyaan di ponselnya ini. Lama kelamaan lancar saja melontarkan beberapa per­tanyaan kepada gu­bernur.

Ada banyak hal yang ditanyakan secara ber­gantian. Salah satu di an­taranya adalah tentang bagaimana kondisi HAM dan peran masyarakat di Sumbar.

“Bagaimana pendapat Bapak tentang orang yang melanggar HAM dan ba­gai­mana peran peme­rin­tah dan masyarakat,” ujar Salsabila.

Ditanya seperti itu, Mah­yeldi membenarkan bahwa penegakkan HAM tidak bisa dilakukan semata oleh pe­merintah tapi juga harus ada partisipasi ma­syarakat.

Trotoar saja misalnya. itu adalah hak pejalan kaki, tapi pedagang kecil juga ingin mencari nafkah. Ma­ka peran pemerintah untuk mengatur itu.

“Kesadaran masya­ra­kat juga harus kita tum­buhkan, bahwa hak kita adalah kewajiban bagi orang. ‘Lamak diawak, katuju diurang’ begitu kearifan lokal di negeri kita Ranah Minang yang harus kita budayakan,” jawab Mah­yeldi.

Selain itu, Mahyeldi juga memaparkan cukup banyak tentang berbagai kondisi HAM di Sumbar dan ketiga siswi pun tam­pak mengangguk-angguk.

Tak lupa, Mahyeldi mem­berikan motivasi kepada ketiga siswi untuk giat belajar dan fokus mencapai cita-cita. Mahyeldi juga menceritakan bagaimana perjuangan hidupnya sejak kecil dan berjualan koran saat kuliah sehingga tidak terbayang akan jadi gu­bernur.

Ditanya kesannya se­telah sukses mewa­wan­carai orang nomor satu di Sumbar tersebut, ketiga siswi mengaku sangat se­nang. “Buya orangnya ra­mah,” kata Niken. Usai w­a­wancara, ketiganya lantas berfoto bersama Mahyeldi. Bahkan mereka juga me­lakukan swafoto dan Mah­yeldi langsung yang me­megang ponselnya.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional