Menu

Avanza Dicinta Xenia yang Tiba, Ayah Putuskan Gantung Diri

  Dibaca : 977 kali
Avanza Dicinta Xenia yang Tiba, Ayah Putuskan Gantung Diri
Mahyeldi-Audy saat debat Pilgub Sumbar.
gantung diri

ilustrasi

SIJUNJUNG, METRO–Al Ghazali histeris ketika melihat sosok yang sangat dikenalnya tergantung di dalam rumah. Tak berpakaian. Tali melilit lehernya. Pria itu adalah ayahnya, Safarudin (58).

Suara teriakan Al Ghazali membuat tetangga mereka di Jorong Batubalang, Nagari V Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Senin (10/10) pagi itu, kaget. Jam baru menunjukkan pukul 07.30 WIB, sebagian tetangga mereka masih beraktivitas di rumah.
Informasi dihimpun POSMETRO di rumah duka, Senin pagi, korban Safarudin dikenal sebagai sosok pria suka bergurau, ramah. Sehari-hari Safarudin bekerja sebagai sopir. Sudah setahun pria ini ditinggal istri tercinta yang meninggal dunia. Ia memiliki tiga anak.

Menurut keluarga korban, sebelum ditemukan tewas tergantung, Safarudin diketahui pergi ke rumah anak perempuannya bernama Dini (30). Rumah korban dan putrinya hanya sekitar 1 kilometer.

Di rumah anak perempuannya itu, diduga terjadi perdebatan antara Safarudin dengan putrinya itu tentang masalah mobil. Dimana, Safarudin mengajukan permintaan untuk membeli mobil merek Avanza. Akan tetapi, sang anak tak setuju dan meminta Xenia saja.

Permintaan sang ayah ditolak. Kemudian, Minggu sekitar pukul 21.00 WIB, korban kembali pulang ke rumah dengan suasana hati tak enak.

Pada pagi harinya, korban sudah ditemukan dengan posisi tubuh tergantung dengan tali melilit leher. Kematian korban sontak membuat warga terkejut, karena tak ada yang menyangka kalau korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Di rumah duka, jenazah korban sempat divisum luar oleh dokter Susi dari Puskesmas Koto VII. “Setelah visum luar, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Kuat dugaan korban murni bunuh diri dengan menggantung diri,” tutur dokter Susi.

Kapolres Sijunjung AKBP Dody Pribadi melalui Kapolsek Koto VII AKP Yosy Hendra, mengungkapkan, Minggu malam—sebelum ditemukan bunuh diri, korban diketahui pergi ke rumah putrinya. Dan terjadi perdebatan antara anak dan ayah tentang mobil.

”Jasad korban pertama kali ditemukan seorang anaknya sekitar pukul 07.30 pagi. Setelah visum, dugaan sementara korban gantung diri. Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah ada kesepakatan, korban dikembalikan ke pihak keluarga untuk dikuburkan,” ulas AKP Yosy Hendra. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional