Menu

Aturan Baru Kemenhub, WNA Masih Dilarang Masuk ke Indonesia

  Dibaca : 218 kali
Aturan Baru Kemenhub, WNA Masih Dilarang Masuk ke Indonesia
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan terbaru bagi perjalanan internasional dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19 melalui Surat Edaran Nomor SE 63 Tahun 2021.

JAKARTA, METRO–Kementerian Perhu­bu­ngan (Kemenhub) menge­luar­kan aturan terbaru bagi perjalanan internasional dengan transportasi udara pada masa pan­demi Covid-19 melalui Surat Edaran Nomor SE 63 Tahun 2021. Aturan itu mulai diberlakukan yang berlaku sejak 11 Agustus 2021.

Hal itu sejalan dengan tujuan pencegahan peningkatan penularan Covid-19, termasuk varian virus SARS-CoV-2 baru yang telah bermutasi menjadi va­rian Alpha, varian Beta, varian Delta, dan varian Gamma serta potensi ber­kem­bangnya virus SARS-CoV-2 varian baru lainnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto mengatakan, da­lam aturan itu, Warga Ne­gara Indonesia (WNI) dari luar negeri diizinkan me­ma­suki Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat. Sementara, Warga Negara Asing (WNA) masih dilarang masuk ke wilayah Indonesia kecuali memenuhi kriteria tertentu sebagaimana diatur dalam Permenkumham No 27 Tahun 2021, skema perjanjian bilateral Travel Corridor Arrangement dan atau mendapatkan izin khusus secara tertulis dari Kementerian/Lembaga.

Adapun seluruh Pelaku Perjalanan Internasional, baik yang berstatus WNI maupun WNA harus me­ngikuti ketentuan atau persyaratan seperti menunjukkan kartu atau sertifikat dalam bentuk fisik maupun digital. Serta, telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap.

“WNI dan WNA wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia. Jika belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif,” ujarnya da­lam keterangannya, Rabu (11/8).

Aturan tersebut juga meminta untuk WNA dengan ketentuan berusia 12 hingga 17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, pemegang Kitas, Kitap, dan WNA yang sudah berada di Indonesia dengan mela­ku­kan perjalanan domestik maupun internasional, wajib melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan.

Kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 dikecualikan kepada WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrengement.

Bagi WNA yang belum melakukan vaksinasi dan bermaksud untuk melakukan perjalanan domestik dan melanjutkan dengan tujuan mengikuti penerbangan internasional keluar dari wilayah RI, diperbolehkan untuk tidak menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 selama tidak keluar dari area bandara selama transit me­nunggu penerbangan internasional yang hendak diikuti dengan memenuhi persyaratan yang berlaku.

Pelaku perjalanan internasional usia di bawah 18 tahun dan pelaku perjalanan internasional dengan kondisi kesehatan khusus wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah ne­gara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Saya menghimbau agar para calon penumpang dapat menyesuaikan persyaratan terbaru perjalanan internasional dengan membaca secara leng­kap Surat Edaran Nomor 63 Tahun 2021, sehingga ketika dilakukan pemeriksaan dokumen oleh petugas di bandara, maka su­dah lengkap,” pungkasnya. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional