Menu

Atasi Kelangkaan Usai Lebaran, Penyaluran Elpiji 3 Kg Naik 9 Persen

  Dibaca : 41 kali
Atasi Kelangkaan Usai Lebaran, Penyaluran Elpiji 3 Kg Naik 9 Persen
BELI GAS— Warga sedang membeli gas elpiji 3 kg di salah satu pangkalan. Pertamina menganjurkan untuk untuk membeli elpiji di pangkalan. (banua siregar/posmetro )

VETERAN, METRO – Sepekan pascalebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah, penyaluran elpiji 3 kg di wilayah Sumbar masih mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi kelangkaan dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Branch Sumbar menambah penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi sebesar 9 persen di atas kondisi normal.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo mengatakan, sejak 6 Juni sampai 12 Juni, pihaknya sudah menyalurkan 112.200 tabung setiap harinya. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyaluran normal yang rata-rata 103.000 tabung per hari.

“Jadi selama sepekan setelah lebaran, masyarakat Sumbar telah mengkonsumsi total 785.400 tabung elpiji yang 3 kg. Dipastikan, stok kita masih mencukupi meskipun kita telah meningkatkan jumlah penyaluran. Upaya meningkatkan penyaluran gas elpiji kepada masyarakat, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” kata Roby.

Roby menjelaskan, penyaluran pascalebaran ini menunjukkan sedikit penurunan dibanding pekan pertama lebaran. Periode 1 sampai 5 Juni, distribusi elpiji meningkat lebih besar yaitu 11 persen di atas kondisi normal. Jumlah ini setara dengan 114.750 tabung per hari.

“Kami melihat, konsumsi elpiji 3 kg akan berangsur kembali ke kondisi normal beberap hari ke depan dengan jumlah 103.000 tabung per hari. Apalagi, saat ini musim mudik sudah selesai dan konsumsi elpiji juga akan berkurang,” ungkap Roby.

Roby menjelaskan kondisi yang sama juga terjadi pada konsumsi elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas dan elpiji 12 kg, yang juga ikut bertambah. Sejak awal Juni hingga kini, konsumsi meningkat 3 persen dibanding normal. Rata-rata 13.000 tabung disalurkan pada periode tersebut.

Ia mengungkapkan, untuk lebih mendorong penggunaan elpiji yang tepat sasaran, Pertamina bekerja sama dengan Pemda mengadakan Pasar Ramadhan Pabukoan di Pasar Aur Kuning Bukittinggi. Dalam kegiatan 5 Mei – 4 Juni itu, disediakan kuliner berbuka puasa yang menggunakan Bright Gas 5,5 kg.

Selain itu terangnya, program tukar tabung elpiji 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg pun masih gencar dilaksanakan. Masyarakat golongan mampu, bisa menukar 2 tabung elpiji subsidi 3 kg kosong dengan 1 tabung Bright Gas 5,5 kg. Cukup dengan hanya membayar harga isi ulang Bright Gas 5,5 Kg. Penukaran bisa dilakukan di pangkalan resmi elpiji terdekat atau melalui pemesanan terlebih dahulu via Contact Center Pertamina 135.

“Kami mengimbau warga untuk membeli elpiji di pangkalan. Jangan mudah terkecoh isu kelangkaan, yang dimanfaatkan pengecer untuk menaikkan harga. Kita memastikan bahwa stok yang terdapat di Depot Elpiji Pertamina, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 6 hari ke depan,” pungkas Roby. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional