Menu

Atasi Asap, Singapura dan Malaysia Kirim Pesawat Water Bombing

  Dibaca : 1476 kali
Atasi Asap, Singapura dan Malaysia Kirim Pesawat Water Bombing
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
Water Bombing -- web

Ilustrasi pesawat bom air pemadam kebakarna hutan. (foto PerthNow.com.au)

JAKARTA, METRO–Koordinasi mengatur bantuan internasional untuk mengatasi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan terus dilakukan. Kementerian Luar Negeri menyatakan, saat ini ada 5 negara yang akan membantu Indonesia yaitu Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Rusia.

“Hingga saat ini baru Pemerintah Singapore dan Malaysia yang menyampaikan bentuk bantuan dan persiapan pengirimannya. Kemenlu masih menunggu kepastian  bantuan beberapa negara,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (9/10) siang.

Menurutnya, pemerintah Singapura akan mengirimkan satu helikopter Chinook beserta bumbi bucket yang mampu membawa air 5.000 liter pada Jumat (9-10-2015) pukul 15.00 WIB dari Singapura langsung menuju Palembang. Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB, akan diberangkatkan satu pesawat Hercules C-130 berisi 42 personel pemadam kebakaran dari Badan Pertahanan Sipil Singapore (SCDF), crew dan peralatan.

“Sedangkan Malaysia sedang menyiapkan pengiriman satu pesawat Bombardier CL415 water bombing dan satu pesawat Hercules C-130 yang mengangkut crew, peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, dan satu helikopter kecil untuk survai dan memandu pemboman air. Malaysia sudah kirim permohonan flight clearance kepada Kemelu. Rencana dikirim 9 dan 16 Oktober 2015,” sebutnya.

Bantuan dari Singapore dan Malaysia ini akan bergabung dengan tim Indonesia untuk memadamkan api dan asap di Sumatera Selatan. Saat ini pemerintah Indonesia sudah menempatkan kekuatan 5 helikopter water bombing (MI-171, 2 unit MI-8, Bell-214, Bolkow), 2 pesawat Air Tractor water bombing, dan 1 Casa 212.

“BNPB akan menambah helicopter water bombing. Selain itu juga dikerahkan 3.694 personil tim gabungan dari TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni dan lainnya. TNI dan Polri akan menambah kekuatan untuk operasi di darat,” katanya. (adm)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional