Close

Astra Honda Ajak Masyarakat Indonesia Dukung Mario Aji 

MOTO3-Mario Suryo Aji bersama dengan mekanik dan pelatihnya jelang Grand Prix Moto3.

 JAKARTA, METRO–Menjelang Grand Prix Moto3 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Ita­lia, Astra Honda Racing Team (AHRT) mengajak masyarakat terus memperkuat dukungan pada Mario Suryo Aji yang akan balapan bersama Honda Team Asia. Mendapatkan kesempatan dua kali balap sebagai wildcard.

Akhir pekan ini Mario akan menuntaskan kesempatan emas pertamanya bersaing dengan pebalap tangguh dari berbagai ne­gara di balapan level du­nia ini.

Berbekal tempaan pem­binaan balap sejak dini di Astra Honda Racing School hingga jenjang ba­lap FIM CEV Moto3 Junior World Championship dan dukungan masyarakat pecinta balap selama ini, AHRT pun membekali Ma­rio dengan dukungan motivasi dan kesiapan fisik agar dapat menampilkan performa terbaiknya de­ngan mental dan karakter balap yang kuat.

 General Manager Mar­keting and Planning Analysis AHM, Andy Wi­jaya mengatakan sejak bergabung dengan AHRT, Mario diyakini memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan kompetensi ba­lapnya dalam upaya memberikan kebanggaan bagi Indonesia di kancah balap internasional. Skill balap Mario ini diperkuat dengan mengasah karakter balap yang gigih dan kompetitif.

“Mario merupakan pebalap AHRT yang memilliki mental balap yang kuat. Kami yakin berbekal tempaan pembinaan balap yang selama ini dijalani bersama kami, Mario bisa kompetitif, tetap percaya diri, dan  pantang menye­rah saat bersaing dengan pebalap-pebalap GP Moto3 yang sudah berpengalaman, Mari kita dukung Mario menjadi salah satu pebalap kebanggaan Indonesia” ujar Andy.

Berawal dari mimpi seorang anak di kota Mage­tan, Jawa Timur untuk men­jadi pebalap. Mario bergabung dengan Astra Honda Racing School di tahun 2016. Kesempatan untuk bersaing di ajang balap yang tinggi pun semakin terbuka atas performanya yang kerap me­ningkat. Di ajang balap internasional, Mario mulai berlaga di Thailand Talent Cup pada tahun 2017.

Tahun 2018, dia menjadi bagian dari pebalap AHRT dan turun di ajang Asia Talent Cup (ATC) serta Asia Road Racing Championship (ARRC) pada ke­las AP250. Di tahun 2019 hingga 2021, Mario bersaing di FIM CEV Moto3 Ju­nior World Championship. Perkembangan performa balap yang menjanjikan, membuat dirinya menda­patkan kesempatan dua kali wildcard di GP Moto3 bersama Honda Team A­sia.

 Livery AHRT dan Nomor Baru

Saat bersaing di Grand Prix Moto3, Mario tetap menggunakan livery Astra Honda Racing Team. Namun ada yang berbeda dari tampilan motor Mario yang biasa turun di FIM CEV Moto3 Junior World Championship. Nomor mo­tor 16 yang biasa dia gu­nakan, kali ini berubah karena nomor tersebut sudah dipakai oleh pebalap GP Moto3 yang lain. Sehingga Mario memilih nomor baru dengan angka 64.

 ”Meskipun saya menghadapi atmosfer persaingan yang cukup kuat di GP Moto3, saya berusaha untuk beradaptasi dengan cepat di kejuaraan dunia. Saya akan menggunakan nomor 64 untuk mendedikasikan almarhum Ayah. Nomor itu merupakan nomor yang digunakan almarhum Ayah saat balap dulu. Hal ini sangat berarti bagi saya dan semakin memberi motivasi untuk memberikan yang terba­ik”,” ujar Mario.

Pada kelas GP Moto3, Mario akan berjuang bersama pebalap Indonesia lainnya di tim yang sama, yaitu Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar. Sebelum berga­bung dengan Honda Team Asia di balapan Grand Prix, Andi juga merupakan pebalap AHRT yang dibina sejak dini melalui Astra Honda Racing School.

Selain mendapatkan kesempatan wildcard di seri Misano. Mario juga akan turun di Grand Prix Moto3 yang digelar di Algarve International Cir­cuit pada 7 November 2021 mendatang. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top