Menu

Asrama MTI Kapau Terpanggang, Puluhan Siswa Berhamburan

  Dibaca : 133 kali
Asrama MTI Kapau Terpanggang, Puluhan Siswa Berhamburan
KEBAKARAN— Gedung asrama putra MTI Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang mengalami kebakaran hingga membuat siswa berhamburan untuk menyelamatkan diri.

AGAM, METRO
Jeritan histeris ketakutan terdekar kuat dari dalam gedung asrama putra Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Sejumlah siswa mengenakan seragam sekolah berhamburan keluar dari gedung menghindari kobaran api yang mulai memenuhi ruangan.

Kebakaran hebat itu terjadi Kamis (24/9), sekitar pukul 07.00 WIB, sebelum lonceng tanda proses belajar mengajar berbunyi. Seperti biasanya, pada jam tersebut merupakan jam sibuk bagi siswa di asrama untuk mempersiapkan diri untuk segera berangkat sekolah.

Jeritan histeris sejumlah siswa yang berhamburan keluar ruangan itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Dari luar bangunan, asap hitam terlihat mengepul membumbung tinggi. Kobaran api pun terus merambat dari ruangan satu ke ruangan lainnya.

Beruntung dalam peristiwa kebaran itu tidak ada korban. Namun banyak barang-barang para siswa yang tidak terselamatkan dari dalam gedung asrma hangus terpanggang. Begitu juga bangunan asrama hanya tinggal beton dan puing-puing arang. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Sementara itu, pada saat api berkobar, di luar bagung, warga berbondong-bondong menyaksikan kejadian tersebut. Bahkan ada yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera handphone. Tidak lama setelah kejadian, peristiwa kebakaran itu pun langsung viral di media sosial.

Sebagian warga bersama siswa mencoba memadamkan api dengan alat sekedarnya. Namun upaya itu tak berhasil. Tidak berapa lama kemudian, terdengar suara sirine tanda bantuan mobil pemadam kebakaran segera tiba.

Lima unit armada Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan. Tidak berapa lama kemudian, api berhasil dijinakkan. Meski banyak barang-barang yang tidak terselamatkan, akan tetapi petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lainnya.

Danru E, Posko Biaro Damkar Agam, Alex Yuhendri mengatkan, api diduga berasal dari dapur penjaga asrama. Yang pertama kali melihat kebakaran itu adalah pemilik warung yang ada di depan asrama.

“Setelah kita mendapat informasi kebakaran, anggota langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ungkapnya.

Katanya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB. Armada pemadam yang dilibatkan, tiga unit armada Damkar Agam dan dibantu dua unit armada Bukittinggi dan satu unit armada Padang Panjang.

Sementara itu, Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Lirman juga menyampaikan, bangunan yang terbakar itu adalah lantai dua asrama putra. Dalam ruagan ada sebanyak 4 kamar, satu ruangan mushala. Seluruh bagian atap bangunan ludes dimamah api.

“Ada sekitar 30 siswa masih berada di asrama saat kejadian. Mereka sedang sibuk mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah. Sampai saat ini kita belum mengetahui pasti sumber api dari mana karena masih dalam penyelidikan,” katanya.

Informasi yang beredar di lapangan, lanjutnya, api diduga berasal lantai dasar asrama. Di lantai dua, terbuat dari papan kayu sehingga membuat api cepat membesar. “Barang-barang siswa tidak banyak yang bisa diselamatkan. Semua habis terpanggang,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional