Menu

ASN Dilarang Lakukan Perjalanan Luar Daerah

  Dibaca : 548 kali
ASN Dilarang Lakukan Perjalanan Luar Daerah
ASN Dilarang Lakukan Perjalanan Luar Daerah

SOLSEL, METRO
Bupati Solok Selatan (Solsel) menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah selama masa darurat pandemi Covid-19. Kecuali hanya dalam keadaan kondisi darurat. “Kami telah instruksikan kepada seluruh ASN, untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah selama masa darurat pandemi Covid-19,” ujar Plt Bupati Solsel H Abdul Rahman, Minggu (19/4).

Dijelaskan, Pemkab Solsel telah membentuk tim, yang terdiri dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan unsur lainnya, untuk melakukan monitoring dan melaporkan bagi ASN yang tidak mematuhi aturan tersebut. Termasuk bagi seluruh pejabat eselon di lingkup Pemkab Solsel. “Jika memang diperlukan untuk melakukan perjalan keluar daerah atau keperluan mendesak dan penting, tolong dilaporkan kepada pimpinan dan jelaskan terkait untuk keperluan apa,” ungkap Rahman.

Hal ini, menurut Rahman, adalah sebagai bentuk perjuangan seluruh ASN untuk senantiasa berjuang dan terus mendampingi masyarakat selama keadaan darurat ini. Namun, jika masih tetap ditemukan ASN yang melakukan pelanggaran atas instruksi ini, tentu harus diberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku. “Jika ditemukan masih ada ASN yang melanggarnya, kami akan memberikan sanksi kepada mereka sesuai dengan aturan yg yang berlaku,”jelas Rahman.

Sementara itu Kepala BKPSDM Solsel, Erwin Ali, juga mengingatkan agar para ASN dapat mematuhi instruksi yang telah diberikan oleh kepala daerah. “Termasuk edaran dari Menpan yang melarang ASN untuk mudik serta mengambil cuti di tengah kondisi darurat negara seperti ini,” kata Rahman.

Erwin menyebutkan, bahwa kondisi saat ini para ASN sebagian bekerja dari rumah atau disebut dengan WFH (Work From Home). Namun, aktivitas perkantoran dan pelayanan publik harus tetap dilayani, dengan cara melakukan pergantian jadwal kehadiran. Dalam kondisi WFH, para ASN harus tetap tinggal di Solsel, mengerjakan tugas yang bisa diselesaikan di rumah, dan sewaktu-waktu dibutuhkan mereka harus siap dipanggil menjalankan tugasnya.

Ia juga sepakat dengan Plt. Bupati yang mengatakan, bahwa ini adalah salah satu bentuk perjuangan ASN dalam menunjukkan dedikasinya, untuk senantiasa siap dalam keadaan apapun untuk menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat.“Apalagi kondisi saat ini, daerah-daerah di Sumbar sudah ditemukan banyak kasus positif. Terbaru daerah-daerah tetangga kita Kabupaten Solok, juga ditemukan kasus positif corona,” terangnya.

Terkait sangsi bagi yang melanggar instruksi, pihaknya dipastikan akan memberikan tindakan sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku. “Insya Allah Senin depan, kembali kami bersama OPD terkait akan merumuskan teknis tentang larangan ini. Apalagi Sumbar juga sudah ditetapkan sebagai provinsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari Menkes. Yang intinya, setiap orang diinstruksikan membatasi aktifitas di luar rumah,” kata Rahman. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional