Close

Asap Menebal, Lakukan Dzikir Akbar

sejak kabut asap melanda sumatera barat sejak sebulan yang lalu, kamis pagi kabut asap dikota bengkoang ini sudah berada dilevel sangat berbahaya, menurut kepala BMKG sumbar
Kabut asap kian menyelimuti Kota Padang.

PADANG, METRO–Seiring dengan memburuknya kualitas udara di Sumbar sejak 2 bulan terakhir akibat kabut asap yang masih saja menyelimuti daerah ini, Majelis Dzikir Babussalam Indonesia bakal melakukan langkah dengan mengadakan Dzikir Akbar  dalam waktu dekat.

“Asap ini merupakan peringatan dari Allah SWT terhadap hambanya. Sebab kemampuan, ilmu, dan kekuatan manusia terbatas dalam menyimbangi kekuatan Allah. Dengan asap ini harusnya menjadi pembelajaran  bagi  kita untuk mendekatkan diri kepadaNya, karena manusia mempunyai kekuatan yang terbatas,” sebut Pimpinan  Dzikir Babussalam Indonesia, Boy Lestari  Dt Palindih, kemarin.

Disebutkannya, rencananya Kamis malam pihaknya bersama MUI akan bertemu dengan Gubernur. “Kita akan membicarakan terkait kegiatan Dzikir Akbar yang rencananya diadakan Jumat depan (30/10) setelah Shalat Ashar di Masjid Raya Sumbar. Temanya dzikir akbat tersebut, raihlah kasih sayang Allah SWT dengan berzikir dan berdo’a, agar terhindar dari musibah dan mara bahaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, kalau tidak segera dilakukan langkah dengan berserah diri kepada Allah, tentunya akan banyak korban akibat dari asap yang sudah lama menyelimuti daerah ini. “Perlu antisipasi dengan memohon ampunan kepada Allah. Sekarang masyarakat sedang bingung, untuk itu perlu segera berserah diri kepadaNya, diantaranya dengan memperbanyak  berdzikir dan memohon ampunannya,” terangnya.

Saat ini asap yang berasal dari pembakaran lahan yang terjadi di beberapa provinsi tetangga Sumbar, semakin tebal menutupi daerah ini. Sepertinya asap telah menjadi rutinitas terjadi setiap tahunnya. Andaikan saja Allah SWT memutar arah angin, mungkin asap pekat meliputi semua wilayah Indonesia segera hilang. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top