Menu

Arsenal vs Chelsea “Piala 2 Pelatih Muda”

  Dibaca : 143 kali
Arsenal vs Chelsea “Piala 2 Pelatih Muda”
Mikel Arteta-Frank Lampard

Piala FA 2019/20 sudah sampai di babak pemungkas. Dua klub London, Arsenal dan Chelsea, akan bertarung dalam partai final di Wembley, Sabtu (1/8) pukul 23.30 WIB.

Arsenal di babak-banak sebelumnya mengalahkan Leeds United 1-0, Bournemouth 2-1, Portsmouth 2-0, dan Sheffield United 2-1. Di semifinal, pasukan Mikel Arteta menumbangkan juara bertahan Manchester City 2-0.

Sembilan gol Arsenal di babak-babak sebelumnya itu diciptakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang (2), Eddie Nketiah (2), Nicolas Pepe, Reiss Nelson, Sokratis, Dani Ceballos, dan Bukayo Saka.

Sementara itu, anak-anak asuh Frank Lampard sampai di babak final usai mengalahkan Nottingham Forest 2-0, Hull City 2-1, Liverpool 2-0, Leicester City 1-0, dan Manchester United 3-1.

Ross Barkley menyumbang tiga gol, sedangkan Willian, Callum Hudson-Odoi, Michy Batshuayi, Fikayo Tomori, Olivier Giroud, dan Mason Mount masing-masing mencetak satu gol.

Chelsea adalah pemilik delapan titel Piala FA, sedangkan Arsenal merupakan pemegang rekor 13 gelar juara di kompetisi. Sebelum ini, terakhir kali Arsenal dan Chelsea bertemu di Piala FA adalah pada musim 2016/17. Musim itu, mereka juga bertemu di babak final.

Waktu itu, Arsenal besutan Arsene Wenger mengalahkan Chelsea racikan Antonio Conte 2-1. Alexis Sanchez membuka keunggulan Arsenal di menit 4, dan Diego Costa menyamakan kedudukan untuk Chelsea di menit 11. Aaron Ramsey memastikan kemenangan The Gunners dengan golnya di menit 79.

Arsenal selalu mencetak minimal 2 gol dalam 4 laga terakhirnya di Piala FA. Selalu tercipta minimal 3 gol dalam 3 pertemuan terakhir Arsenal dan Chelsea di semua kompetisi.

Arsenal tanpa kemenangan dalam 3 laga terakhirnya melawan Chelsea di semua kompetisi (M0 S1 K2). Chelsea memenangi 9 dari 10 laga terakhirnya di Piala FA. Chelsea selalu mencetak minimal 2 gol dalam 3 laga terakhirnya melawan Arsenal di semua kompetisi.

Laga ini sebetulnya lebih penting bagi Arsenal. Mereka membutuhkan trofi ini untuk mengantarkan mereka ke Liga Europa musim depan. Karena, mereka hanya finish diposisi kedelapan di klasemen akhir. Jadi, mereka harus menang pada pertandingan ini untuk mencapai tujuan tersebut. Berbeda dengan Chelsea yang telah mengunci posisi di Liga Champions, karena duduk di peringkat empat klasemen akhir.

Dua Pelatih Muda
Laga ini juga mempertemukan dua pelatih muda yang pernah membela tim yang diasuhnya masing-masing. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyebut Arsenal tengah dalam keperayaan diri tinggi dan siap untuk tampil maksimal demi tiket Liga Eropa musim depan.

Arteta ingin anak-anak asuhnya memanfaatkan dengan baik kesempatan yang ada di depan mata kali ini. Melihat performa skuadnya dalam beberapa laga terakhir, Arteta sebenarnya cukup yakin timnya bisa meraih hasil maksimal.

“Kami memiliki peluang besar sekarang untuk memiliki musim yang baik jika kami mampu menang melawan Chelsea di final, mengangkat trofi dan lolos ke Eropa. Tim dalam kepercayaan diri tinggi untuk menuju ke sana (laga final) ,” ujar Arteta.

Katanya, dia butuh sebulan mungkin untuk mendapatkan beberapa kesimpulan sejak tiba pada tanggal 20 Desember. “Banyak hal terjadi dan banyak batu menghalangi kami, tetapi saya yakin kami telah melakukan banyak kemajuan dalam banyak situasi. Di sekitar lingkungan juga yang kami ciptakan, persatuan yang ditunjukkan oleh para penggemar, tim, dan klub saat ini dan saya pikir kami berada di jalur yang baik,” tambahnya.

Sementara Frank Lampard ingin menghiasi debutnya dalam melatih Chelsea dengan memenangi Final Piala FA melawan Arsenal. Lampard sejauh ini sudah sukses dengan The Blues.

Minim pengalaman dan pemain, Frank Lampard masih bisa mengantarkan Chelsea ke posisi empat klasemen Liga Inggris. Ini juga antarkan The Blues ke Liga Champions musim depan.

Namun Lampard masih belum puas. Dia ingin menuntaskan debutnya dengan Chelsea lewat torehan trofi Piala FA. ”Banyak pemain yang kurang terkenal saat saya mulai melatih, bisakah kami bangkit tanpa Eden Hazard? Kami tahu sudah kehilangan pemain penting. “Kami punya semangat yang nyata dalam tim sekarang, ini sudah menjadi kerja sama tim sekarang,” katanya.

Lampard sangat banyak melakukan perubahan di Chelsea. Dia berani andalkan pemain muda saat embargo transfer dialami The Blues. (*/r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional