Close

Antisipasi Penunggak Pajak, Samsat Bukittinggi Luncurkan Program SIBIJAK

Zulfahmi Kepala Samsat Bukittinggi

BUKITTINGGI, METRO–Untuk mengurangi pa­ra penunggak pajak kendaraan di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Su­matera Barat, Kantor Samsat setempat menerapkan Program Isi Minyak Bayar Pajak (SIBIJAK) yang di­ren­ca­nakan dimulai Februari 2023.

Kepala Samsat Bukittinggi, Zulfahmi, mengatakan SIBIJAK juga menjadi pendukung lanjutan dari Program 5 Untung dari Provinsi Sumbar beberapa bulan lalu yang difokuskan untuk pendapatan daerah.

“Melalui SIBIJAK, petugas akan memantau dan mengevaluasi kendaraan yang berada di SPBU saat mengisi bahan bakar, bagi kendaraan mati pajak akan diberikan penindakan persuasif langsung di lokasi,” katanya.

Ia mengatakan kendaraan warga penunggak pajak itu akan diberikan tanda berupa stempel penanda dan diarahkan untuk membayar pajak terlebih dulu sebelum mengisi bahan bakar.

“Ada beberapa kendaraan tidak layak diisi BBM karena tidak membayar pajak, karena seharusnya yang boleh ber­operasi itu kendaraan yang taat pajak, ini akan lebih disosialisasikan lagi nanti untuk edukasi,” katanya.

Menurutnya warga wajib pajak menjadi dirugikan dengan kendaraan yang belum dibayar kewajiban pajaknya karena seharusnya menjadi prioritas di SPBU.

“Pajak itu suatu kewajiban, tidak bisa kita mengelak, sebab dari pajak itulah kita melakukan pembangunan daerah, tanpa pajak daerah tidak bisa apa-apanya karena pendapatan da­erah 70 persen lebih berasal dari pajak,” katanya.

Ia menegaskan, terkait ketidakpatuhan masya­rakat membayar pajak, pihaknya akan lebih meningkatkan penertiban kendaraan bodong atau tanpa surat resmi.

“Sudah diatur dalam perundangan, hal ini berguna bagi mereka itu sendiri karena ketidakpatuhan membayar pajak kendaraan berbenturan dengan aturan, seandainya nanti terjaring berkemungkinan kendaraan tersebut dapat dihancurkan,” katanya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top