Menu

Antisipasi Pekat, Satpol PP Patroli di Pantai

  Dibaca : 683 kali
Antisipasi Pekat, Satpol PP Patroli di Pantai
PATROLI—Operasi Pekat Satpol PP bersama Tim Gabungan TNI dan Polri amankan spanduk rokok yang tidak punya izin di Kota Pariaman. (rozi/posmetro)

PARIAMAN, METRO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) Kota Pariaman bersama tim gabungan TNI dan Polri terus gelar kegiatan patroli rutin dan operasi pekat (penyakit masyarakat) demi penegakan Perda Kota Pariaman.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Elfis Candra, mengatakan, Kegiatan ini bertujuan untuk penertiban, pembinaan, penyuluhan, penertiban dan pencegahan penyakit masyarakat dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

“Setiap malam kita terus lakukan patroli ke titik-titik dimana kemungkinan rawan pelanggaran terutama lokasi digelarnya orgen tunggal sampai larut malam,” ujar Elfis.

Ia mengatakan, peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) sangat strategis dalam mengamankan Pemerintah daerah untuk mewujudkan tujuan pembangunan, khususnya di Kota Pariaman. Yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan.

Kata Elfis, Satpol PP dituntut komitmen dan konsistensinya guna mewujudkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi untuk menciptakan stabilitas keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat dalam wilayah Kota Pariaman.

“Salah satu upaya yang kami lakukan yakni dengan menggelar operasi rutin dari pagi hingga malam untuk memastikan ketertiban umum,” kata Elfis.

Terbukti dengan upaya tersebut, kondusifitas Trantibum di wilayah pesisir pantai tidak ada lagi tempat yang digunakan oleh pasangan muda-mudi untuk berbuat maksiat.

Kemudian, terkait tugas pokok dan fungsi Satpol PP, Elfis menjelaskan, tugas Satpol PP secara emplisit tersirat dualisme fungsi. Di satu sisi sebagai polisi dan sisi lain sebagai pamong praja. Fungsi ini harus nampak dalam pelaksanaan tugas dilapangan agar tidak menuai reaksi masyarakat yang merasa tidak puas, tidak adil dan tentu saja biasanya dapat mengganggu situasi keamanan, ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum).

“Jadi dalam melaksanakan tugas sebagai polisi tetapi tindakan harus pamong praja, sehingga tidak menuai reaksi masyarakat yang merasa tidak puas, tidak adil yang tentunya dapat mengganggu situasi kemanan, ketentraman dan ketertiban umum dan yang harus ditunjukan kepada masyarakat adalah fungsi pengayoman dan edukatif,” tegas Elfis.

Ia menambahkan peranan Satpol PP dalam penyelenggaraan ketertiban dan ketentraman umum serta penegakan Peraturan Daerah atau Perda dan keputusan Kepala Daerah menjadi amat penting jika dibandingkan dengan fenomena yang ada dan berkembang dalam masyarakat saat ini.

Pelaksanaan tugas operasional di lapangan, harus lebih berorientasi pada tugas – tugas Pemerintahan dalam rangka menegakan kebijakan Pemerintah Daerah. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional