Close

Antisipasi Kebocoran Data, Pengunjung Gunakan Karcis Resmi di Pariaman

PAYUNG WARNA WARNI— Warna warni payung pedagang di sekitar Pantai Kota Pariaman siap manjakan pengunjung dan wisatawan.

PARIAMAN, METRO–Tingginya animo para pemudik serta pengunjung berwisata ke Kota Pariaman selama musim Lebaran tak ayal menjadi berkah tersendiri bagi Kota Pariaman. Hal itu setidak­nya terlihat dari mening­katnya Pemasukan Asli Daerah (PAD)   Kota Pariaman selama masa lebaran.

Seperti diketahui, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, pada Lebaran tahun ini Kota Pariaman terlihat begitu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Terlebih dengan digelarnya kegiatan Pesta Pantai selama musim Lebaran tentunya membuat para pengunjung semakin antusias untuk menghabiskan masa libur­nya di Kota Pesisir Pantai ini.

Data yang berhasil dihimpun media ini diketahui, kisaran jumlah pengunjung atau wisatawan yang ber­kunjung ke Kota Pariaman bisa berkisar antara 10 s-d 20 ribu lebih setiap harinya. “Betapa tidak dari data resmi yang kita terima, kisaran karcis masuk kawasan wisata yang ada di Pariaman perharinya bisa mencapai 10 ribu lebih, belum lagi pengunjung yang banyak tersebar di sejumlah spot-spot wisata pantai lainnya yang tersebar di sekitar Kota Pariaman,” terang Kadis DPPKD Pemko Pariaman, Buyuang La­pau, menjawab koran ini kemarin di ruang kerjanya.

Hanya saja terkait berapa persisnya estimasi jumlah pengunjung yang datang ke Kota Pariaman selama musim Lebaran, Bu­yuang Lapau menyebutkan, rekap resminya ada di Dinas Pariwisata Kota Pa­riaman. “Tapi kurang lebih gambarannya ya berkisar dalam angka di atas. Bahkan Pak Wali (Wako Genius Umar.red) dalam akun sitagram beliau telah  me­nyampaikan, bahwa pe­ningkatan jumlah pengunjung wisatawan yang ber­kunjung ke Kota Pariaman pada Lebaran tahun ini  lebih dari 100 peren, di­banding Lebaran tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Antisipasi Kebocoran

Di pihak lain, terkait membludaknya jumlah kun­jungan wisatawan yang datang ke Kota Pariaman selama musim Lebaran memang mendapat perhatian khusus dari Walikota Pariaman. Terbukti sebut mantan Kadis DPPKD Pemko Sawahlunto ini,  secara khusus Wako Pariaman Genius Umar telah mewanti-wanti dan mengintruksikan jajarannya dari DPPKD agar bersikap proaktif da­lam mengantisipasi kebocoran data pengunjung yang masuk menggunakan karcis resmi sebagaimana yang telah ditentukan. “Me­mang dalam  hal ini Pak Wali telah mengingatkan kami dari jajaran DPPKD agar jangan sampai ada karcis masuk atau karcis pengunjung yang tidak disobek, jadi karena itulah kita dari  jajaran DPPKD telah menempatkan seba­nyak dua orang petugas guna  mengawasi pendistribusian karcis masuk ba­gi para wisatawan yang ada,” terangnya.

Dalam kaitan ini sebut Buyuang Lapau pihaknya tentu selalu berkoordinasi dengan petugas tiket atau karcis dari jajaran Dinas Pariwisata Pemko Pariaman. Karena merekalah yang ditugaskan untuk mem­bagikan atau menyerahkan karcis bagi para pe­ngunjung.

“Alhamdulillah hasilnya sejauh ini sangat memuaskan, itu setidaknya terlihat dari terjadinya pemasukan atau penambahan PAD ba­gi Kota Pariaman, dengan kisaran antara puluhan hingga Rp50 juta perhati­nya,” imbuhnya.

Belum lagi pemasukan lainnya yang berasal dari kontribusi parkir yang juga bisa mencapai puluhan juta setiap harinya. “Khusus untuk pengaturan parkir sendiri sejauh ini memang tidak seluruhnya kita ta­ngani, karena sebagiannya juga ada yang  dikelola oleh masyarakat, termasuk ada yang memanfaatkan pekarangannya sebagai lokasi parkir dadakan,” ujar­nya.

Hal itu sebut Buyuang Lapau tentunya cukup beralasan, terutama mengi­ngat ramainya jumlah pe­ngunjung yang datang, sehingga tentunya juga mem­butuhkan kehadiran lokasi parkir yang lebih memadai.  “Yang jelas bisa kita saksikan sendiri, jumlah pemasukan PAD untuk Kota Pariaman tentunya jauh lebih meningkat dibanding Lebaran tahun sebelumnya. Untuk itu tentunya selayaknya pula kita memberikan apresiasi secara khusus yang bertugas di lapangan,” imbuhnya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top