Menu

Antisipasi Corona Masuk Kampung, Wabup Ajak Nagari Lockdown Mandiri

  Dibaca : 600 kali
Antisipasi Corona Masuk Kampung, Wabup Ajak Nagari Lockdown Mandiri
BAGIKAN—Wakil Bupati H Ferizal Ridwan saat membagi-bagi masker kepada masyarakat yang beraktivitas di pinggir jalan raya Sumbar-Riau.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, H Ferizal Ridwan, mengajak masing-masing Nagari di daerahnya untuk melakukan lockdown secara mandiri sebagai upaya antisipasi dampak penyebaran lebih luas virus corona masuk kekampung-kampung.

Mengingat, disampaikan orang nomor Dua di daerah yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau ini, di Sumatera Barat sudah ada pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Dan mereka yang positif berasal dari berbagai daerah di Sumbar, seperti Tanah Datar, yang berbatasan langsung dengan Limapuluh Kota, Padang, Pesisir Selatan, dan Bukittinggi.

Selain itu, sebut Wakil Bupati, Limapuluh Kota berada diperlintasan dan pintu masuk orang dari Propinsi Riau menuju Sumbar. Seperti diketahui, Propinsi Riau juga sudah ada pasien yang dinyatakan positif virus corona.

Dan mengacu kepada kebijakan hasil evaluasi Bupati Limapuluh Kota di Rumdin, di Labuah Silang, Payakumbuh, Kamis (26/3) lalu, dimana menghentikan pengukuran suhu tubuh orang masuk Sumbar dari Riau di Posko Perbatasan Sumbar-Riau di Rimbo Data, Pangkalan.

“Biarlah ditertawain, dari pada rakyat mati bergelimpangan. Maka kami mengajak nagari-nagari melakukan lockdown mandiri sebagai upaya langkah antisipasi masuknya dampak virus corona di Nagari masing-masing,” ajak Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, Jumat (27/3) dalam pesan WAnya kepada wartawan.

Menurut Wabup, sebahagian nagari sangat mudah sekali melakukan lockdown mandiri karena pintu masuk kenagarinya hanya Satu atau Dua jalan saja. Seperti dicontohkan Wabup, Nagari Solok Bio Bio, dan Harau, di Kecamatan Harau.

Kemudian Nagari Simpang Kapuak Dan Talang Maur, di Kecamatan Mungka. Nagari Galuguah, Koto Lamo di Kecamatan Kapur IX, Durian Gadang di Kecamatan Akabiluru, Nagari Ampalu Kecamatan Lareh Sago Halaban. Kemudian Nagari Maek di Kecamatan Bukik Barisan, Nagari Talang Anau di Kecamatan Gunuang Omeh, Nagari Ladang Loweh, di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

“Nagari nagari tersebut memungkinkan untuk mandiri menutup pintu masuk dan sangat mudah karena demokrafi serta letak dan hanya mempunyai jalan masuk satu paling banyak dua ke atau dari nagari tersebut,” tutur Wabup yang mengutamakan keselamatan waraganya itu mengajak.

Disampaikannya, lockdown ini bisa dilakukan dengan memfungsikan kekuatan yang ada dinagari seperti melalui piket, Gotong Royong, petugas Kesehatan, Pemuda, tanaga, linmas dan lain-lain dalam Satu komando satgas gugus nagari.

“Setidaknya mengontrol dan mencatat serta terpantu aktifitas rakyat yang lalu lalang dan keluar masuk Nagari. Sehingga kita menjadi tahu orang baru masuk atau orang pulang dari daerah terjangkit tiba dinagari, agar Kita bisa melakukan langkah-langkah kongkrit dalam memutus mata rantai penularan virua corona,” tutur Wabup jelas.

 Berbicara APD terangnya, untuk ini minimal APD dasar saja, seperti masker, jas hujan, sabun cuci tangan dan bisa saja sarung tangan. Kemudian catatan kontrol alat pengukur suhu tubuh.

Dan dari posko tersebut akan bisa berkoordinasi dengan cepat, yang sangat diperhatikan dan dipantau adalah mereka yang masuk dengan riwayat pulang dari daerah pandemi carona,” ucapnya lagi.

Masalah biaya sebut Wabup, bisa dibebankan pada APBN nagari dan tanggung renteng masyarakat. “Pemantauan dan pemeriksaan ini juga bentuk upaya meningkatkan kantibmas di masyarakat Kita,” ujarnya mengakhiri.

Meski Kabupaten Limapuluh Kota masih belum ada orang yang positif terjangkit virus corona, namun orang dalam pemantauan sudah ada. Dan memang penyebaran virus corona di Indonesia berlangsung sangat capat, bahkan per hari Jumat (27/3) tercatat ada 1.046 orang positif corona, dan sudah merenggut nyawa 87 orang sedangkan yang berhasil sembuh sebanyak 46 orang. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional