Close

”Angku Yus Dt. Parpatiah Layak Terima Anugerah Tokoh Adat”, Bupati: Sukses Terobos Pelestarian Budaya Minangkabau

BERSAMA JURI— Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM saat wawancara ketokohan Angku Yus Dt. Parpatiah bersama Juri Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Bambang Ertanto Cahyo Dewa, Rabu (15/9) di Lubuk Basung.

AGAM, METRO–Sebagai Budayawan Mi­nangkabau yang berhasil me­ne­robos pelestarian budaya melalui adaptasi perkem­ba­ngan zaman, Angku Yus Dt. Parpatiah sangat layak mene­rima anugerah tokoh ma­syarakat adat oleh Keme­n­terian Pendidikan, Kebu­da­yaan Riset dan Teknologi.

Hal itu disampaikan Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM saat wawancara keto­kohan Angku Yus Dt. Parpatiah bersama Juri Dirjen Kebu­dayaan Kemendikbudristek, Bambang Ertanto Cahyo De­wa, Rabu (15/9) di Lubuk Ba­sung.

“Dedikasi dan usaha be­liau dalam pelestarian adat Minangkabau, sungguh luar biasa. Di usia beliau yang terbilang tidak muda lagi, Angku Yus masih gigih mensiarkan adat Minangkabau hingga menyentuh lapisan kawula muda,” terang bupati.

Sosok Angku Yus Dt. Parpatiah papar bupati, sudah sangat melekat di tengah-te­ngah masyarakat Minang, baik di kampung maupun di rantau. Bahkan hingga kini, Angku Yus Dt. Parpatiah ma­sih eksis mengabdi pada pelestarian adat Minangkabau.

“Beliau seorang Maestro budaya yang sangat peduli pelestarian adat. Di tengah makin tergerusnya nilai-nilai luhur, beliau tetap gigih berjuang menyampaikan nasihat-nasihat adat istiadat Minang­kabau,” ucapnya.

Dalam hemat bupati, Ang­ku Yus Dt. Parpatiah merupakan sosok yang berhasil me­nerobos perkembangan zaman dengan cara pemanfaatan teknologi informasi. Berawal dari mensiarkan adat dari mulut ke mulut, rekaman kaset, VCD, bahkan sekarang sudah memanfaatkan media sosial seperti kanal Youtube.

“Maka sudah sewajarnya kita memberikan reward atas apa yang telah dilakukan beliau selama ini. Anugerah ini sebagai ajang apresiasi, juga sebagai motivasi bagi generasi muda Minangkabau untuk turut berkiprah terhadap pelestarian budaya,” terang bupati.

Tidak hanya itu imbuh bupati, kerja-kerja pelestarian adat yang diusung Angku Yus Dt. Parpatiah juga sejalan deng­an visi Kabupaten Agam. Sehingga Angku Yus Dt. Parpatiah kerap dilibatkan dalam menyusun strategi pemerintahan bidang kebudayaan. Bahkan, Angku Yus Dt. Parpatiah dinobatkan sebagai konsultan adat di lingkungan pemerintahan.

“Bak gayung bersambut, kementerian rupanya juga menyorot sosok beliau deng­an pemberian anugerah. Untuk itu, kami sangat mendukung penuh sosok beliau untuk perhargaan yang diberikan,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Angku Yus Dt. Parpatiah su­dah dua kali menerima penghargaan. Pertama 100 orang tokoh, budaya dan seniman Sumatera Barat oleh Yayasan Pusako Minangkabau pada 2016. Kedua, penghargaan budaya dari Univ. Budi Luhur Jakarta pada 2019.

Sejak 1980 Angku Yus Dt. Parpatiah telah menghasilkan 130 judul karya. Dari banyak karyanya yang terkenal an­tara lain Pitaruah Ayah (Diskusi Adat), Panitahan Baralek, Kepribadian Minang serta Pitaruah Pangulu. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top