Menu

Angin Selatan di Oktober, Tangkapan Nelayan Menurun

  Dibaca : 86 kali
Angin Selatan di Oktober, Tangkapan Nelayan Menurun
HASIL TANGKAPAN MINIM— Nelayan di Pantai Padang, mengeluhkan sedikitnya hasil tangkapan mereka saat melaut. Jika biasanya nelayan bisa membawa pulang hasil tangkapan sebanyak 1 kotak fiber, sejak awal Oktober hanya setengah kotak. (rico permana/posmetro )

SAMUDERA, METRO – Sejumlah nelayan di Pantai Padang, mengeluhkan sedikitnya hasil tangkapan mereka saat melaut. Jika biasanya nelayan bisa membawa pulang hasil tangkapan sebanyak 1 kota fiber, sejak awal Oktober hanya setengah kotak.

Ketika dijumpai POSMETRO, Senin (7/10), nelayan mengaku minimnya hasil melaut mereka akibat angin selatan di awal Oktober. Sehingga, nelayan kesulitan dalam menangkap ikan di tengah laut.

“Pulang dari laut saya bisa membawa 1 kotak fiber dengan harga Rp600 hingga Rp800 ribu, tapi sekarang hanya setengah dari itu,” kata nelayan yang biasa dipanggil Pak Jangguik.

Berbekal dengan perahu mesin dan alat-alat tangkap ikan, nelayan pergi melaut dari jam 06.00 WIB pagi dan kembali dari laut pukul 14.00 WIB. Tapi, akibat sedikitnya hasil tangkapan yang sedikit nelayan hanya melaut hingga jam 10.00 siang.

Diperkirakan bulan yang bagus untuk mendapat hasil tangkapan ikan yaitu, Desember nanti. “Biasanya di Desember, bulan bagus. Hasil tangkapan banyak . Di Desember, nelayan akan banyak pergi melaut mencari ikan,” tutur Pak Jangguik.

Diceritakan nelayan ini, selepas kembali melaut, pedagang ikan yang ada di kios-kios Pasar Ikan Pantai Padang akan mengambil langsung dari nelayan. Hasil tangkapan nelayan dijual per kilogramnya.

“Semoga angin selatan ini bisa cepat selesai dan kami bisa kembali mendapat hasil tangkapan yang bagus dan ekonomi kami bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (mg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional