Menu

Angin Segar bagi Petani, Sektor Pertanian jadi Perhatian Khusus Pemerintah Kabupaten Sijunjung

  Dibaca : 506 kali
Angin Segar bagi Petani, Sektor Pertanian jadi Perhatian Khusus Pemerintah Kabupaten Sijunjung
SERAHKAN—Memberi perhatian kepada petani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa bersama Kadis Pertanian, Ir Ronaldi menyerahkan bantuan Alsintan kepada petani untuk mendorong produktivitas pertanian di Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung me­nar­getkan sektor per­ta­nian menjadi titik tum­buhnya perekonomian masyarakat di masa pan­demi Covid-19. Bahkan, Dinas Pertanian mene­tapkan beberapa komo­ditas tanaman yang di­prio­ritaskan untuk dibu­didayakan di Kabupaten Sijunjung. Program ter­sebut juga telah dice­tuskan oleh Pemprov Sum­bar bersama seluruh kabupaten/kota yang ada, sebagai langkah pengua­tan ekonomi masyarakat selama Covid-19 melanda.

“Pertanian merupakan satu-satunya sektor yang tidak terdampak selama pandemi Covid-19, se­hingga dinilai sebagai jalan efektif untuk mem­bangkitkan kembali pe­rekonomian masyarakat, terutama di Sijunjung,” tutur Kepala Dinas Per­tanian Kabupaten Sijun­jung Ir Ronaldi.

Sejalan dengan Pem­prov Sumbar, Kabupaten Sijunjung yang memiliki basis pertanian menyam­but apresiasi program tersebut. “Kita di Sijunjung memang itu (pertanian) yang difo­kuskan. Bahkan visi-misi kepala daerah juga kesana arahnya. Sek­tor pertanian memberikan kontribusi ter­besar dalam meningkatkan pe­reko­nomian masya­ra­kat,” te­rang Ronaldi.

Ronaldi berharap, de­ngan adanya program dan MoU yang telah dilak­sanakan Pemprov Sum­bar bersama kepala dinas pertanian se-kabupaten dan kota di Sumbar pada beberapa waktu lalu ber­dampak lebih positif ter­hadap pertanian Sijun­jung. “Yang kita meng­harapkan nantinya ada program-program dari provinsi yang bisa kita manfaatkan di Sijunjung. Karena memang dengan keterbatasan anggaran saat ini bantuan anggaran dari Pemprov dan peme­rintah pusat sangat diha­rapkan,” ujar Ronaldi.

Dikatakan, sejumlah komoditi yang akan di­prioriraskan tersebut di antaranya, padi, jagung, cabai, bawang, kacang, manggis dan beberapa jenis tanaman lainnya. “Ada 12 komoditi unggulan yang diprioritaskan. Dan itu dicocokan dengan kon­disi daerah masing-ma­sing,” kata Ronaldi.

Pertanian merupakan sektor terbesar dalam memberikan kontribusi secara ekonomi bagi ma­syarakat dibanding bidang lainnya. Sebesar 31 per­sen sektor pertanian mem­berikan kontribusi untuk perekonomian ma­sya­rakat. Dan lebih dari 70 persen masyarakat di Sijunjung bergerak pada sektor pertanian.

“Jadi memang per­ta­nian merupakan basis ekonomi kita di Sijunjung. Kalau pertanian sejahtera maka ekonomi masya­rakat akan meningkat se­cara umum. Kita juga su­dah membahas ini de­ngan bupati dan beberapa waktu lalu kita juga au­diensi di kementrian per­tanian bersama anggota DPR RI Andre Rosiade membahas pertanian di Sijunjung,” kata Ronaldi.

Kabupaten Sijunjung sebagai salah satu daerah yang surplus padi, serta sebagai daerah yang me­miliki ketahanan pangan yang memadai. “Itu yang selalu kita jaga dan perta­hankan, namun masih per­lu upaya-upaya lebih lanjut dalam pengem­bangan­nya,” ucap Ro­naldi. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional