Menu

Anggota Komplotan Pengincar Uang Nasabah Bank Ditangkap

  Dibaca : 524 kali
Anggota Komplotan Pengincar Uang Nasabah Bank Ditangkap
KONFRENSI PERS —Polres Tanahdatar melakukan konfrensi Pers penangkapan anggota komplotan spesialis pencuri dan pengincar nasabah bank, Jum’at (24/7).

TANAHDATAR, METRO
Dua dari empat komplotan penjahat pengintai nasabah bank tertangkap. Keberadaan pelaku berhasil dilacak dari handphone salah satu korbannya yang ternyata masih dipakai dan diaktifkan oleh pelaku.

Berinisial IN (47) dan SF adalah dua dari empat pelaku pencuri dan pengintai nasabah bank tersebut. Mereka berhasil tertangkap, sementara dua rekannya masih buron.

Sejak 2019 hingga Juli 2020, mereka kerap membuat resah warga di daerah Tanahdatar. Mereka juga telah melakukan sejumlah aksi pencurian di pelataran parkir sejumlah perbankan. Sasarannya, motor nasabah bank yang menyimpan uang di dalam jok.

Dalam setiap kali aksinya, jika berhasil, rata-rata mereka bisa mendapatkan uang belasan hingga puluhan juta.

IN dan SF, ternyata bukan warga Tanahdatar, mereka komplotan dari Bandung. Hal ini dibuktikan dengan kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mereka miliki yang ternyata warga Bandung. IN ditangkap di rumah istrinya di Kota Padang, sementara SF ditangkap di rumah istrinya di Solok.

Wakapolres Tanahdatar, Kompol Eridal, didampingi Kabag Ops Kompol Ischak dan Kasatreskrim AKP Purwanto, Jum’at (24/7) di Mapolres Tanahdatar, menyebutkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Tanahdatar.

“Biasanya setiap menjalankan aksi, mereka berjumlah empat orang. Dua sudah kita tangkap dan dua lagi masih dalam buruan,” ungkap Kompol Eridal.

Dijelaskannya, kasus ini berhasil terungkap dikarenakan handphone korban terkahir, bernama Rukmini (54), PNS, Warga Jorong Kubu Rajo, Nagari Lima Kaum, ternyata masih digunakan tersangka IN.

Melalui HP tersebut polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka. Tim buser langsung bergerak melakukan pengejaran. Tersangka IN berhasil dibekuk di kediaman isterinya di Kota Padang, di Jalan Sisingamangaraja. Dari pengakuan IN, Polisi kemudian menangkap kawannya SF di Kota Solok.

Kemudian, dalam menjalankan aksinya, komplotan ini selalu mangamati dan mengintai calon korban yang baru keluar dari bank, baik itu bank BRI, BNI maupun Bank Nagari.

“Kompolotan ini sudah beraksi sebanyak 10 kali di Tanahdatar, lima berhasil dan lima gagal,” kata Eridal.

Dari penangkapan tersebut, lanjutnya, petugas berhasil mengamankan barang bukti dua unit mobil rental jenis Avanza (Hitam) dan Xenia (Silver), serta dua unit motor, uang tunai Rp 1 juta serta satu unit HP Oppo milik korban.

Selama beraksi di Tanahdatar, komplotan yang berasal dari Jawa Barat ini telah berhasil menggasak uang korban sekitar Rp 135 juta lebih.

Dijelaskan Wakapolres, kejahatan kelompok ini yang masuk dalam catatan Polres Tanahdatar, seperti di Parkiran Bank BNI akhir 2019 lalu, pelaku berhasil menghasak uang korbannya senilai Rp 28 juta. Parkiran Bank Nagari, bukan Maret dan April 2020 pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai 12 juta.

Kemudian, di parkiran Bank BRI Mei 2020, menggasak uang nasabah senilai Rp 28 juta rupiah, masih di parkiran bank BRI, Juni 2020, pelaku menggasak uang tunai senilai Rp 28 juta rupiah. Terakhir, di depan toko Murtia Parak Juar, Batusangkar, 10 Juli 2020, Nasabah Bank Nagari yang dikuntit semenjak keluar bank berhasil menggasak uang tunai Rp 4 juta, emas senilai 30 emas, 1 unit HP merk Oppo.

“Semua uang korban yang berhasil di curi itu, diambil dari dalam jok sepeda motor dengan cara mencongkelnya,” ungkapnya.

Terkait dua pelaku lainnya, yang masih kabur, pihak Polres Tanahdatar masih melakukan pengejaran. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional