Close

Anggota DPRD Kota Sawahlunto Komisi I Terima Aspirasi Discapil

KUNJUNGI— Anggota Komisi 1 DPRD Kota Sawahlunto mengunjugi kantor Dinas Catatan Sipil, Rabu (29/9).

SAWAHLUNTO, METRO–Komisi 1 DPRD Kota Sawahlunto menjemput aspirasinya di Dinas Catatan Sipil (Discapil) Sawahlunto, Rabu (29/9). Kedata­ngan Komisi 1 diketuai oleh Irland Muhamad dari partai PAN dan didampi­ngi dua orang anggotanya Masrisal partai PKPI dan Oswita partai PPP.

Dalam kunjungannya ke Dinas Catatan Sipil di­sambut Plt Hilmed. Komisi I DPRD Sawahlunto Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Dukcapil Sawah­lunto untuk langsung melihat kondisi pelayanan serta fasilitas yang diberikan kepada masyarakat Sa­wahlunto.

Irland Muhamad mengungkapkan, bahwa sebelum melakukan kunju­ng­an ke Dinas Capil telah diadakan rapat bersama antara komisi 1 DPRD kota Sawahlunto dan Dinas Capil. ”Jadi kedatangan kami untuk melihat langsung apakah kondisi dari Dinas Capil ini sesuai se­perti laporan tertulisnya kepada kami pada saat rapat kerja sebelum ini,” ujar Irland.

Menurutnya dari pantauan kunker ke lapangan ternyata lebih baik dan sangat bagus sarana dan prasarana yang ada. ” Baik dari segi aset, pengaturan layanan dalam pembagian dari loket-loket yang ada sehingga tidak menimbulkan antrian panjang, sistem pembuatan KTP, KK dan juga penyimpanan arsip-arsip yang telah dibedakan berdasarkan warna sesuai Kecamatan berasal se­hingga memudahkan da­lam pencarian data. Ditambah pegawai yang siap selalu memberikan pela­yanan yang baik, dan dapat dilihat masyarakat yang hadir nyaman saat malakukan pengaduan, juga disini disiapkan ruang khusus untuk Lactasi bagi ibu-ibu dari masyarakat yang membutuhkan untuk menyusui anaknya,” kata Irland.

Di sini juga pihak de­wan temui informasi bahwa Dinas Capil tidak ha­nya menunggu di kantor dalam memberikan pela­yanan, namun juga me­lakukan pelayanan jemput bola langsung mendata­­ngi masyarakat yang belum terjangkau. ” Semuanya sudah sangat maksimal,” kata Irland.

Plt Kepala Discapil Hil­med mengatakan, saat ini pihaknya sudah banyak mengalami kemajuan da­lam hal pelayanan, data dan yang lainnya berhubungan dengan Capil. ” Layanan kami sudah bisa diakses secara online jadi pihak yang membutuhkan data bisa membuka di online tanpa harus datang kesini, untuk kartu identitas anak (KIA) sudah melebihi target nasional yaitu 62 persen, dimana target nasio­nal 30 persen,” ujar Hilmed.

Namun, di satu sisi pada tahun 2022 Hilmed mengungkapkan,  belum tentu dinas bisa memberikan pelayanan maksimal. Sebab dana DAK khusus untuk Dinas Capil sebesar Rp. 750 juta dihapuskan skala nasional dari peme­rintah pusat.

“Akibat penghapusan DAK tersebut bagaimana kami akan melakukan pe­layanan dan pengadaan alat-alat. Ditambah de­ngan kondisi dari kenda­raan roda empat yang dimiliki oleh Dinas Capil sudah tidak kuat lagi me­nuju lokasi daerah perbukitan, kami memerlukan mobil baru untuk melakukan aksi jemput bola ini,” kata Hilmet di hadapan Komisi 1 DPRD kota Sa­wahlunto.

Dalam kesempatan itu Irland Muhamad sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Sa­wahlunto memberikan solusi untuk menggantikan dana DAK tersebut, pihak­nya telah mengajukan pa­da anggaran APBD 2022 se­besar Rp350 juta, dan untuk kendaraan roda em­pat a­kan dicarikan solu­sinya. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top