Close

Anggaran Pemeliharaan Jalan di Kota Pa­dang Habiskan Dana Rp15 Miliar

AIA PACAH, METRO–Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tri Hardi­yanto mengatakan penangan jalan berlubang di Pa­dang bukan hanya kewe­nangan PUPR. Jalan berlubang yang menjadi tugas dan tanggung jawab PUPR Padang hanya jalan kota saja.

Sementara jalan nasional seperti jalan Bypass Pa­dang merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. “Dinas PUPR hanya memperbaiki jalan yang menjadi kewajiban, mes­kipun begitu setiap ada laporan jalan berlubang kita koordinasikan dengan pihak lain,” ujarnya, Selasa (22/11).

Tri Hardiyanto menambahkan, jalan provinsi me­rupakan tanggung ja­wab Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat. Jalan provinsi misalnya jalan Prof Dr Hamka dan sepanjang Jalan Samudra di Pantai Padang

Sementara jalanan ke perumahan merupakan tanggung jawab Dinas Pe­ru­­mahan Rakyat Dan Ka­wa­­­san Permukiman (DPRKP)­ Kota Padang. Untuk itu, penanganan jalan berlubang di Padang diperlukan koordinasi dengan pemprov Sumbar dan pemerintah pusat.

Pemeliharaan Jalan

Di sisi lain, Hardiyanto menyebut, Dinas PUPR terus melakukan pembuatan jalan dan pemeliha­raan jalan di Kota Padang. PUPR mendapatkan target memelihara 20 KM jalan selama lima tahun.

Hingga November 2022 ini, pemeliharaan jalan yang dilakukan sudah sepanjang 25 kilometer.

“Setiap tahunnya pemeliharaan jalan hanya empat kilometer, namun pada tahun ini saja sudah 25 kilometer, sudah me­lam­pai target,” kata Tri Ha­diyanto.

Ia menambahkan, PUPR Padang menyediakan anggaran operasional untuk pemeliharaan jalan ini. “Setiap tahun anggaran pemeliharaan jalan sekitar Rp 15 miliar,” ujarnya.

Dengan adanya anggaran operasional saat penambalan jalan berlubang, PUPR pemeliharaan jalan sehingga tidak perlu dilakukan tender.

Pembangunan Drainase

Sementara itu, Dinas PUPR juga melakukan pem­­bangunan drainase baru sebagai pencegah terjadinya banjir saat hujan deras melanda. Pembangunan drainase selama lima tahun ditargetkan sepanjang 15,5 kilometer.

Hingga November 2022 ini, PUPR Kota Padang sudah membangun saluran drainase sepanjang 11,6 KM. “Masih kurang 4 Km, Insya Allah sampai akhir tahun ini masih kita kerjakan,” ujarnya.

Selain membangun drai­­nase baru yang ter­se­besar pada beberapa kecamatan, PUPR juga melakukan pemelihara drainase. Sepanjang tiga tahun ini, dari tahun 2019 hingga 2022 ini sudah 24,7 KM saluran drainase diperbaiki.

“Pemeliharaan drainase juga sudah pada anggaran operasional, setiap tahunnya terdapat Rp15 miliar dana operasional perbaikan drainase,” pung­kasnya. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top