Menu

Aneh, Cabai Berbuah seperti Virus Corona, Buah Cabai dalam Satu Pohon Tumbuh seperti Berbulu

  Dibaca : 248 kali
Aneh, Cabai Berbuah seperti Virus Corona, Buah Cabai dalam Satu Pohon Tumbuh seperti Berbulu
CABAI SEPERTI COVID-19— Aneh tapi nyata, tanaman cabai berbuah seperti virus Covid-19, sehingga membuat petani Maritis ST Bagindo asal Sariak Sungai Pua terkejut.

AGAM, METRO
Seorang petani asal Nagari Sariak, Kecamatan Banuhampu Sungai Pua, Kabupaten Agam Maritis St.Bagindo dikejutkan dengan tumbuhan cabainya yang berbuah seperti tidak lazim seperti biasanya. Semenjak tahun 1976 ia bergelut dalam dunia pertanian di bidang tanaman cabai, baru kali ini ia menemukan buah cabainya seperti virus Covid-19. Akibat cabainya berbentuk virus Covid-19 tersebut menjadi viral berbagai medsos.

Maritis ST. bagindo menjelaskan kejadian ini diketahui saat anggota butuh taninya Rose memanen cabai miliknya di ladang cabainya seluas satu hektare tersebut.

“Sedang asik memanen cabai ia melihat sebatang cabai bentuknya seperti ditumbuhi bulu-bulu dari batang. Pada satu pohon cabai ini tidak ada memiliki buah cabai, merasa aneh dengan hal tersebut Rose lalu memberi tahu saya tentang kejadian tersebut,” ujar Maritis.

Lalu, dengan penasaran dengan keterangan Rose tersebut ia pun langsung melihat sambil mendekati pohon cabai tersebut.

“Setelah saya amati secara maksimal, Jika buah cabai  umumnya berbentuk bulat memanjang dengan ujung runcing, namun tidak bagi satu batang buah cabai  ini malahan buah cabai tersebut digantikan oleh bulu-bulu dari daun atau batang yang tumbuh di bagian batang buah cabai dan ini mirip seperti Virus Covid-19,” ucap Maritis

Merasa aneh dengan satu batang tanaman cabai ini ia memberi tanda terhada satu tanaman cabai dan terus merawatnya. Maritis melanjutkan, sebelum kejadian ini ia tidak pernah mengalami hal-hal aneh. Bahkan, mitos-mitos yang datang dalam mimpinya tidak ada,makanya ia merasa heran dengan satu batang pohon cabai dari 10 ribu pohon cabai yang ia miliki dalam satu hektare luas kebunya tersebut.

Bahkan akibat fenomena seperti virus corona tersebut kebun cabainya dalam beberapa hari ini ramai di kunjungi berbagai awak media,baik lokal maupun TV Nasional.

Kadis Pertanian Kabupaten Agam Arif Restu saat dimintai keterangan tentang fenomena tentang tanaman cabai sepeti virus corona tersebut menuturkan bahwa hal tersebut hal yang biasa. “Dalam ilmu pertanian kejadian tersebut dinamakan Mutasi Gen dan ini berlaku pada tanaman dan hewan. Sepengetahuan saya pada tahun pada tahun 2003 yang silam pernah juga terjadi cabai berangkai, di mana dalam satu tangkai cabai tersebut memiliki 10-20 buah cabai,” jelas Maritis.

Dan atas kejadian tersebut antusias para petani cabai pada saat itu meningkat. Bahkan, mereka berlomba-lomba mengambil bibitnya untuk di tanam ,tahu-tahu setelah ditanam kembali ia berbentuk ke asal semula seperti tanaman cabai. Dan hal ini juga terjadi pada manusia, apabila bermutasi gen manusia bisa juga memiliki kelainan yakni memiliki jari enam. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional