Menu

Andre Rosiade Minta Sumbar lebih Serius Atasi Lonjakan Kasus Covid-19

  Dibaca : 94 kali
Andre Rosiade Minta Sumbar lebih Serius Atasi Lonjakan Kasus Covid-19
Silahturahmi— Andre Rosiade saat silaturahmi Pemprov Sumbar dengan Anggota DPR RI dan DPD RI dari Dapil Sumbar, di Hotel Balairung, Jakarta, Senin (19/4) malam.

ADINEGORO, METRO
Satgas Covid-19 Sumbar mencatat angka Positivity Rate (PR) di Sumatera Barat terus memburuk menjadi 21,5 persen pada Senin (19/4). Angka ini berada di bawah standar WHO yaitu maksimal 5 persen, dan menjadi yang terburuk sejak Maret 2020.

Akibat pertambahan kasus positif yang lebih tinggi dari kesembuhan tersebut berdampak pada melonjaknya tingkat keterisian Rumah Sakit (RS) untuk pasien Covid-19 sehingga dibutuhkan penambahan fasilitas dan tenaga kesehatan.

Kondisi tersebut menjadi sorotan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatra Barat 1, Andre Rosiade. Andre meminta agar Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah serius dalam menangani rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar.

“Kasus Covid-19 di Sumatera Barat saat ini meningkat, saya minta pak gubernur serius untuk menghadapi Covid-19. Karena Covid-19 sekarang per hari ini jauh lebih tinggi daripada tahun lalu,” ujar Andre dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4).

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri pertemuan dalam rangka silahturahmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan Anggota DPR RI dan DPD RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat, di Hotel Balairung, Jakarta, Senin (19/4) malam.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini berharap pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Yang terutama itu bagaimana prokes itu berjalan dengan ketat, lalu ibadah shalat tarawih juga harus diatur bagaimana jamaah wajib pakai masker, kalau perlu dibuat satgas Covid-nya,” tegas Andre.

Lebih lanjut Andre menjelaskan berdasarkan informasi yang ia dapat dari Kapolda Sumatera Barat beberapa minggu lalu, proses pelaksanaan vaksinasi di Sumatera Barat hanya sekitar 53 persen. Menurutnya angka tersebut sangat rendah untuk menangkal penyebaran Covid-19.

Padahal, lanjut Andre, Sumatera Barat memiliki tiga orang perwakilan yang duduk di Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan, yakni Darul Siska dari Fraksi Partai Golkar yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat 1.Lalu ada Suir Syam dari Fraksi Partai Gerindra yang berasal dari Sumatera Barat 1, serta Ade Rezki Pratama dari Fraksi Partai Gerindra yang berasal dari Sumatera Barat 2 yang bisa berjuang untuk menambah dosis vaksin Covid-19 bagi masyarakat.

“Jadi ini PR, dan harus jadi perhatian serius bagi Pemprov Sumbar. Dan jangan sampai kita mengalami gelombang tsunami Covid-19 di Sumbar. Ini yang malah justru mengakibatkan pak gubernur mengalami kesulitan. Lalu soal penyekatan, Pemprov harus serius terkait hal ini, masa pemprov tidak punya anggaran untuk melakukan penyekatan?,” kata Andre.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyatakan siap untuk menampung saran dan masukan terkait penanganan Cocid-19. ”Semua masukan kita tampung,” ujar Mahyeldi.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyambut baik masukan itu. ”Kita menyambut baik apa yang menjadi perhatian dari Pak Andre Rosiade tentang meningkatnya kasus positif di Sumatera Barat dan itu sebenarnya telah menjadi perhatian kami untuk diseriuskan,” ujar Audy Joinaldy kepada wartawan, Selasa (20/4).

Audy Joinaldy mengatakan dia dan Gubernur Mahyeldy telah beberapa kali melaksanakan rapat Satgas Covid-19 yang pada intinya meminta kepada tim untuk melaksanakan semua tindakan yang dianggap perlu dan penting untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional