Close

Andre Rosiade Minta Menteri Investasi TurunTangan Atasi Ancaman Smelter China

Andre Rosiade Anggota Komisi VI Fraksi Gerinda.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI Fraksi Gerinda Andre Rosiade meminta Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyelesaikan masalah ancaman smelter China terhadap para pengusaha nikel. Apalagi, pemerintah telah menutup ekspor nikel.

Andre menjelaskan, masalah ini muncul ber­mula karena para pengu­saha nikel melaporkan adanya praktik permainan survei ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Hal itu pun sudah ditin­daklanjuti oleh Kemendag.

“Dalam waktu berapa yang lalu, temen-temen asosiasi nikel Indonesia sudah melaporkan praktik permainan survei itu Pak Bah­lil ke Kementerian Per­da­gangan. Satgas Kemen­terian Perdagangan sudah memanggil asosiasi pe­ngu­saha nikel maupun aso­­siasi surveyor,” kata­nya dalam rapat kerja Ko­misi VI, Rabu (22/9).

Laporan pengusaha ni­kel ini berbuntut panjang. Se­bab, para pengusaha justru diancam oleh smel­ter China.

“Problem-nya adalah, mereka sudah mem­beri­kan laporan itu ke Kemen­dag, sekarang mereka men­­­dapat ancaman balik bah­­wa mereka yang mela­por itu di-blacklist oleh smel­ter-smelter Tiongkok itu,” kata ketua DPD Ge­rindra Sumbar ini.

Kondisi itu membuat pengusaha nikel ke­la­ba­kan. Sebab, kata Andre Rosiade, pintu ekspor nikel telah ditutup pemerintah. Maka itu, ia meminta Bahlil turun tangan.

“Pertanyaannya kalau mereka di-blacklist karena melapor, ke mana mereka bisa menjual sumber daya alam ini lagi, karena peme­rintah sudah menutup pin­tu ekspor, tolong Pak Bahlil pi­kirkan. Karena temen-te­men asosiasi pengusaha ni­kel itu kan temen-temen Pak Bahlil juga, ke mana mereka mengadu kalau bu­kan Pak Bahlil yang men­­carikan so­lusi,” papar­nya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top