Close

Andre Rosiade Minta Erick Thohir Pulihkan Harga Sawit di Sumbar

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade

PADANG, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade terus mencari solusi agar harga tandan buah segar (TBS) sawit petani kembali pulih di atas Rp3.000 per kg. Salah satunya dengan men­dorong pembangunan pabrik minyak makan merah di wilayah penghasil kelapa sawit seperti Sumbar.

“Kita tahu harga TBS sawit di seluruh Indonesia masih jauh dari yang kita harapkan. Bahkan di daerah Pesisir Selatan Suma­tera Barat harganya bisa Rp1.000 per kg. Saya mendengar ada program minyak makan merah, program kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementerian BUMN. Tolong ini dikon­kretkan Pak Menteri,” kata Andre, Kamis (8/9).

Hal itu dikatakan Andre saat Rapat Kerja Komisi VI dengan Menteri Badan Usa­ha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Andre Rosiade menga­takan, minyak makan me­rah merupakan program konkret Presiden yang di­inisiasi oleh Menteri BUMN dan Menteri Koperasi dan UKM. Nantinya, setiap 1.000­ hektar perkebunan sawit akan dibangun satu pabrik minyak makan me­rah yang dimiliki koperasi petani.

Ketua DPD Partai Ge­rindra Sumatra Barat ini me­lanjutkan, minyak ma­kan merah akan dilego dengan harga murah atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) minyak go­reng biasa. Adapun HET minyak goreng saat ini Rp 14 ribu per liter.

“Harga jual minyak ma­kan merah akan jauh lebih murah dari minyak goreng, bisa Rp9.000 per liter. Dan di waktu bersamaan bisa menjadi solusi mening­kat­kan harga TBS sawit petani menjadi Rp3.000 per kg. Tolong ini dikonkretkan, di mana di bawah Pak Menteri ada PTPN dan Bank Mandiri yang mensupport,” kata Andre.

Untuk mengonkretkan program itu, Andre me­ngun­dang Menteri BUMN Erick Thohir turun ke la­pangan meninjau langsung kondisi petani sawit di Ka­bu­paten Dharmasraya dan Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

“Saya mengundang Pak Menteri ke Sumatera Barat untuk melihat teman-teman petani sawit di Dhar­masraya dan Pesisir Sela­tan yang kesulitan dengan harga TBS sawit Rp1.000 per kg itu,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top