Close

Andre Rosiade, Macan Senayan yang Aktif di Dapil

JELANG PARIPURNA— Anggota Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade berjalan bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menghadiri rapat paripurna DPR RI ke-16 masa persidangan IV tahun sidang 2019-2020, 16 Juni 2020.

ADINEGORO, METRO
Anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade selalu menjadi perbincangan di publik, apalagi pascadilantik di Senayan Oktober 2019. Dia memancangkan standar, bagaimana jadi anggota legislatif yang baik. Tidak hanya duduk dan diam saja, tapi bergerak dan terus bergerak. Aktif menjadi “macan” Senayan, tapi terus berbuat untuk daerah pemilihan (Dapil).

Ya, selama pandemi Covid-19 ini, Andre begitu mencolok tampil di tengah-tengah krisis kepemimpinan yang melanda negeri. Dia begitu heroik “berteriak” menyuarakan isi hati rakyat di DPR RI, tapi selalu tampil paling depan membantu masyarakat Sumbar. Tak jarang, aksinya itu disebut cari panggung untuk Pilkada Sumbar yang sudah di depan mata. Tapi, Andre berkali-kali menyebut, dia bukan peserta Pilkada 9 Desember 2020.

Tokoh masyarakat Padang Besi, Lubukkilangan, Armaigus Nazar menyebutkan, di lapangan hari ini memang, nama Andre sering dikait-kaitkan dengan pemilihan Gubernur Sumbar. Namun, dia terus menyebutkan, Andre sudah berulang kali menyebut tak maju, dan ingin mengabdi sebagai anggota DPR RI selama lima tahun, 2019-2024.

“Saat kita di lapau-lapau atau kedai-kedai, memang, Andre Rosiade dijagokan maju di Pilkada Sumbar. Apalagi di Padang Besi, dia beberapa kali membagikan beras, sembako, baju koko sambai bantuan uang tunai untuk keluarga yatim piatu. Orang-orang berpikir dia mau maju, padahal tidak. Dia hanya ingin mengabdi sebagai wakil rakyat saja,” kata ketua LPM Padang Besi itu.

Kata Armaigus, sebagai wakil rakyat, Andre Rosiade dapat disebut macan Senayan yang aktif, karena selalu tampil di rapat-rapat penting dan juga sidak (inspeksi mendadak) ke sejumlah lokasi. Baik sebagai anggota Komisi VI ataupun Satgas Berantas Covid-19. “Kami di Padang bisa melihatnya di televisi, media sosial dan juga aplikasi lainnya. Jadi, begitulah wakil rakyat seharusnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang Zulkifli menyebutkan, Andre adalah politisi muda yang bekerja secara terukur, nyata dan konkret.

“Andre mengubah pradigama masyarakat selama ini. Karena, belum pernah selama ini Anggota DPR RI setelah menang dalam pemilihan Legislatif, masih tetap membantu masyarakat. Biasanya mereka tidak peduli lagi dengan kondisi masyarakat. Tapi mereka turun apabila Ada reses di Dapil-nya menggunakan keuangan APBN saja,” katanya.

Dia menyebut, berbanding terbalik dengan Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu. Meski berada di Jakarta tetapi timnya selalu memantau kondisi masyarakat. Setiap tim melaporkan ada masyarakat butuh bantuan anggota Fraksi Gerindra ini tidak banyak pertanyaan. “Jawabannya cuma satu kita bantu. Tidak membutuhkan waktu yang lama bantuan sudah bisa direalisasikan,” katanya.

Andre juga kerap turun ke Sumbar, meski bukan dalam jadwal resesnya. Bahkan, saat pandemi covid-19 baru menyerang, Andre sudah datang ke Sumbar untuk menyerahkan bantuan masker kepada paramedis. Masker yang saat itu harganya selangit dan langka.

Katanya, Andre Rosiade tidak tebar pesona dengan rangkaian tagline di baliho atau spanduknya. Tetapi memberikan sebuah kepastian kepada masyarakat tentang arti dari wakil rakyat itu. “Baru saja duduk di parlemen beliau telah membuktikan bagaimana dia memperjuangkan masyarakat dan membantu tanpa henti-hentinya,” katanya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top